Berita Riau

Gapki Riau Nilai Aksi Protes Relawan Greenpeace Naiki Kapal Wilmar International Salah Kaprah

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Riau menilai aksi protes relawan Greenpeace menaiki kapal Wilmar International salah kaprah

TribunPekanbaru/TheoRizky
Aktivis Greenpeace menggelar aksi kampanye penyelamatan lingkungan di Bundaran Titik 0+00, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Selasa (5/5/2015). Baru-baru ini juga melakukan Aksi Protes CPO Naiki Kapal Wilmar International yang bermuatan CPO 

Gapki Riau Nilai Aksi Protes Relawan Greenpeace Naiki Kapal Wilmar International Salah Kaprah

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Riau menilai aksi protes relawan Greenpeace menaiki kapal Wilmar International salah kaprah.

Sukarelawan Greenpeace International melakukan aksi protes dengan manaiki kapal tanker Stolt Tenacity pengangkut Crude Palm Oil (CPO) milik Wilmar International di Cadiz, Spanyol dua hari lalu.

Baca: Harga Oppo A7 Terkuak, Dijual Rp 3,699 Juta, Sudah Bisa Dipesan Online Maupun Toko Fisik

Baca: 7 Fakta Vivi Suhartini yang Meninggal Usai Tampil Shalawat Saat Lomba di Acara Maulid Nabi

Aksi dilakukan dengan alasan produk minyak kelapa sawit yang dibawa kapal tersebut dituding berasal dari lahan perusak hutan.

Terkait hal ini, Ketua Gapki Riau, Saut Sihombing pun angkat bicara.

Menurut Saut kepada Tribunpekanbaru.com pada Selasa (20/11/2018) menyebutkan, secara nasional aksi protes yang dilakukan sukarelawan Greenpeace telah mengganggu stabilitas minyak kelapa sawit dan merusak citra kebun kelapa sawit Indonesia di mata dunia.

"Soalah-olah Greenpeace berpikir yang dirusak itu adalah citra dari CPO. Seandainya ada lahan yang bermasalah itu sah-sah saja mereka melakulan aksi manaiki kapal Wilmar. Ini yang membuat perusahaan kelapa sawit jadi resah semua," ungkap Saut.

Saut pun menuturkan, aksi protes yang dilakukan relawan Greenpeace tersebut berdampak besar terhadap industri kalapa sawit Indonesia.

Baca: 5 Tersangka Tipikor Pembangunan Drainase di Pekanbaru segera Disidang

Baca: UPDATE CUACA di Sebagian Wilayah Riau 20 November 2018, Hujan Lebat hingga Pukul 18.00 WIB

Penjualan minyak kelapa sawit Indonesia ke berbagai balahan dunia mendapatkan rintangan karena nilai kepercayaan terhadap produk sawit Indonesia mengalami penuruanan.

Halaman
123
Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved