Ketua MUI Sumbar Haramkan Partai Anti Perda Syariah

Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar nyatakan haram mendukung dan memilih partai yang anti dengan perda syariah.

Ketua MUI Sumbar Haramkan Partai Anti Perda Syariah
facebook Buya Gusrizal Gazahar
Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ketua MUI Sumbar, Buya Guzrizal Gazahar menyatakan haram bagi umat Islam terutama di ranah minang untuk mengamanahkan hak suara mereka partai dan calon-calon yang tidak setuju dengan nilai-nilai syariah.

"Karena syariat Islam harus ada dalam aturan dan perundang-undangan di negeri ini," tulisnya seperti dikutip tribunpekanbaru.com di akun Facebooknya Buya Gusrizal Gazahar yang diposting pada Jumat (15/11/2018).

Baca: Jadwal dan Klasemen Lengkap Liga Italia Pekan ke 13, Big Match Lazio Vs AC Milan

Baca: Klasemen Piala AFF Suzuki Cup 2018 Grup A, Ditahan Imbang, Myanmar Pemuncak Klasemen

Mantan Dosen UIN Bukittinggi ini juga menyebutkan, sesungguhnya syariat Islam sudah menjadi bagian dari perundang-undangan di negeri ini.

"Tahun 2016, saya sudah tolak fikiran seperti ini.Sekarang, kembali saya sampaikan bahwa terkait masalah ini Tagak Indak Kabaralieh, Duduak Indak Kabakisa," tulisnya lagi.

Template status yang dipasang Buya Gusrizal Gazahar di laman Facebooknya
Template status yang dipasang Buya Gusrizal Gazahar di laman Facebooknya (facebook buya gusrizal gazahar)

Dalam postingan bertanggal 14 November, Buya Gusrizal menceritakan pengalamannya dalam mengkolaborasikan aturan-aturan syariat dengan hukum positif.

"Tahun 1997 saya pulang dari Mesir dan langsung terjun berjuang di medan dakwah dengan cara-cara yang sah menurut aturan yang berlaku di negara kita," sebutnya.

Baca: TIPS - Ini Cara Melihat Pesan di WhatsApp yang Telah Dihapus Teman, Ternyata Mudah

Baca: Petani Sawit di Inhu Menjerit, Harga Sawit Rp 600 per Kilogram

Ia menuliskan, membuat peraturan daerah (PERDA) yang bermuatan syari’at Islam

adalah di antara langkah yang dicoba untuk menghidupkan nilai-nilai akhlaq di tengah bangsa ini.

"Perjuangan yang panjang dan berat semenjak dari Solok terus berjalan sampai hari ini, sudah dua puluh satu (21) tahun. Mata kepala saya melihat perubahan ke arah yang baik dan tak ada umat lain yang dirugikan karena perda-perda tersebut, bi idznillah,"

Template status di laman Facebook Ketua MUI Sumbar
Template status di laman Facebook Ketua MUI Sumbar (Facebook Buya Gusrizal Gazahar)

Ia juga menjelaskan, tidak pula ada aturan dan undang-undang yang dilanggar.

Semua itu dilakukan karena kecintaan kepada Allah swt dan Rasulullah saw yang diwujudkan dengan membangun jiwa anak Bangsa ini.

"Semuanya dilakukan, tetap dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia," terangnya.

Namun, urainya, setelah sekian lama berlalu, tiba-tiba ada pimpinan partai yang menyatakan menolak Perda-perda syari’at.

Bila berita itu benar adanya, tambah Buya Gusrizal, ia menyatakan kepada seluruh umat Islam di negeri ini khususnya di Ranah Minang,

Haram hukumnya hukumnya memilih partai dan siapapun yang diusung oleh partai tersebut. (*)

Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved