Harga TBS Kelapa Sawit

Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Pekan Ini Turun dan Sentuh Angka Rp 1.209,19 per Kg

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Riau kembali alami penurunan untuk periode 21 sampai dengan 27 November 2018

Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Pekan Ini Turun dan Sentuh Angka Rp 1.209,19 per Kg
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Semakin Membuat Petani Menjerit.Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Turun dan Sentuh Angka Rp 1.209,19 per Kg 

Pada 14 sampai 20 November turun menjadi Rp 1.314,13/Kg, dan periode satu minggu ke depan atau 21 sampai 27 November 2018 turun menjadi Rp 1.209,19/Kg.

Bahkan, jika dilihat lagi dari data-data rilis harga sawit bulan Agustus, September dan Oktober 2018, harga TBS Riau yang ditetapkan DTPHP Provinsi Riau rata-rata mengalami penurunan dari minggu ke minggu.

Meski pun sesekali mengalami kenaikan, itu pun jumlahnya tidak begitu besar.

Di satu minggu belakangan dan satu minggu ke depan justru penurunan terlihat cukup besar mencapai Rp.200/Kg-nya.

Sementara itu, pada Selasa (20/11/2018) kemarin Neni menjelaskan, beberapa waktu belakangan ini harga TBS di Riau memang terus mengalami penurunan.

Bahkan penetapan harga mingguan oleh dinas masih terbilang rendah dan belum sesuai dengan harapan para petani.

Baca: Gumpalan Asap Hitam Tebal Mengepul ke Udara, Gudang Ampas Sawit PT SDS Terbakar di Dumai

Baca: Upah Bongkar Muat Naik 13-15 Persen, Segini Upah Bongkar Muat Buah Kelapa Sawit

"Memang harga TBS sawit yang kita tetapkan setiap minggunya beberapa waktu belakangan ini terus mengalami penurunan. Penetapan harga mingguan itu memang untuk di tingkat petani mitra PKS. Kalau ditingkat ini sudah rendah, tentu di tingkat petani swadaya memang jauh di bawah itu, karena penjualannya tidak langsung, harus melalui pengepul dulu dan lain-lain," ujar Neni.

Menyoal terkait faktor apa saja yang memperngaruhi penetapan harga TBS kelapa sawit Riau dari minggu ke minggu, Neni menjelaskan, yakni faktor internal dan eksternal.

Melalui analisa dan kajian yang dilakukan oleh analis DTPHP Provinsi Riau, diperoleh dan ditetapkanlah harga untuk satu periode yang berlaku selama tujuh hari.

"Pertama kita analisa dulu di internal, dimana harga TBS kita tetapkan berdasarkan kondisi harga jual minyak sawit mentah atau CPO (crude palm oil) dan karnel dari beberapa perusahaan yang memberikan data ke kita. Kalau harga CPO dan karnel di perusahaan turun pada periode minggu ini, maka periode minggu berikutnya harga TBS juga akan turun," paparnya.

"Sedangkan faktor eksternal salah satunya kita melihat dari harga minyak sawit mentah atau CPO dunia dan pasokannya. Penurunan harga minyak dunia memang cenderung menekan harga CPO di Riau. Kalau CPO sudah tertekan, maka TBS harganya pun ikut tertekan," jelasnya. (dri)

Halaman
1234
Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved