Berita Riau

Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Akui Jembatan Siak IV Baru Tuntas Januari 2019

Plt Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim, mengakui ada keterlambatan pembangunan Jembatan Siak IV.

Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Akui Jembatan Siak IV Baru Tuntas Januari 2019
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Jalan akses menuju Jembatan Siak IV yang dapat dilalui dari Jalan Sembilang Kecamatan Rumbai Pesisir sudah dapat dilewati karena sudah mulus diaspal, Selasa (20/11/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

"Sudah berapa kali ditembak petir itu. Karena itu yang paling tinggi di sana," ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini pembangunan jembatan tinggal penyambungan bentang utama. Sedangkan jalan penghubung di pangkal jembatan, sudah selesai.

Mantan Bupati Rokan Hilir ini juga berharap, Jembatan Siak IV itu bisa diresmikannya langsung. Sebab, pada Februari mendatang masa jabatannya telah berakhir. "Kalau Januari, masih bisa kita resmikan," jelasnya.

Baca: Mulai Dilakukan Penyambungan, Realisasi Jembatan Siak IV Sudah 62,3 Persen

Baca: Komisi IV DPRD Riau dan PUPR Tinjau Pembangunan Jembatan Siak IV Hari Ini

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengatakan untuk penyelesaian pembangunan sejumlah proyek strategis Pemprov masih bisa dikejar dengan memaksimalkan kekuatan yang ada diakhiri tahun ini. Sehingga target penyelesaian masih bisa tuntas akhir tahun.

Diantara proyek yang dianggap tidak bisa selesai tahun ini Jembatan Siak IV yang ditargetkan bisa rampung tahun ini juga dan sebagaimana kontrak pengerjaannya.

Namun menurut Sekda masih ada celah yang bisa dimaksimalkan pihak kontraktor mulai dari meningkatkan jam kerja, menambah sumberdaya, peralatan agar pekerjaan bisa dipercepat.

"Artinya memaksimalkan semua yang ada, karena kan perjanjian kerjanya tahun ini harus tuntas dan PUPR saya kira juga meminta kontraktor memaksimalkan pekerjaan, "jelas Ahmad Hijazi.

Kepada Dinas PUPR lanjut Ahmad Hijazi sebagai pelaksana teknis, harus berpikir untuk selesai. Masukan dari Dewan menurutnya sah-sah saja dan harus diperhatikan.

" Namun bagaimana agar dipahamkan kepada masyarakat bahwa kita ini kan melaksanakan pembangunan, sudah melalui proses dan tahapannya. Kalau ada hal-hal yang emergency, darurat, kendala iklim, mestinya harus jadi pertimbangan. Kita berpikir positif. PUPR juga punya target selesai. Saya juga ingin itu selesai, "jelas Ahmad Hijazi.

Selanjutnya menurut Ahmad Hijazi jika ada pihak berpandangan sesuai dengan pengawasannya, maka mesti dihargai itu.

Halaman
123
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved