Breaking News:

Sudisman, Korban yang Dibakar Hidup-hidup oleh Teman Sendiri Sempat Berpakaian Rapi

Seorang Pria Dibakar Hidup-hidup di Tengah Lapangan di Medan, Ini Kronologi dan Kondisi Terkini

Editor: Muhammad Ridho
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sudisman alias Pay (35) korban pembakaran oleh teman lamanya Ben Jonson Situmorang (30) akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Pay meninggal, setelah berjuang melawan luka bakar yang di derita sekitar 80 persen dan menahan rasa sakit akibat hantaman 3 kali martil di area kepala.

 

Salah seorang warga di lokasi TKP, Muhammad Andika (22) mengatakan bahwa sekitar pukul 17.30 WIB korban Sudisman alias Pay (35) yang sering bercanda, terlihat melintas di sekitar Jalan Gang Ar Ridho tepatnya di samping Supermarket Irian.

Dia tampil tidak biasanya dengan berpenampilan necis dan berpakaian rapi guna bermalam sabtuan.

"Saya tegur dia, mau kemana bang Pay ganteng kali. Dijawabnya biasalah mau malam sabtuan. Aku heran kok dengaren dia pakai baju bagus dan stel garang. Karena dia biasa stel gembel, bajunya itu-itu saja. Sempat juga aku bertanya dalam hati ada apa ini," kata Andika di lokasi kejadian, Sabtu (24/11/2018)

Ia menambahkan, setelah selesai Magrib dan menjelang Isya, korban jalan ke arah Jalan Raya. 

Dia di hampiri oleh tersangka, dan dipukul menggunakan martil dari arah belakang sebanyak 3 kali.

Sudirman, Korban pembakaran di Tembung saat berada di Rumah Sakit Pirngadi, Jumat (23/11/2018)
Sudirman, Korban pembakaran di Tembung saat berada di Rumah Sakit Pirngadi, Jumat (23/11/2018) (Dokumentasi Polsek Percut Sei Tuan)

Tak berhenti sampai disitu, setelah terkapar korban lalu di siram pakai bensin oleh tersangka dan kemudian disulut menggunakan pematik api hingga Pay terbakar.

Masih kata Andika, pelaku sempat dikejar oleh warga tapi tidak dapat. Korban ini merupakan salah satu anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) di wilayah Percut Seituan.

"Pelaku ini baru keluar penjara dan baru tiga hari berada di sini," ujar Andika.

Baca: Seorang Pria Dibakar Hidup-hidup di Tengah Lapangan di Medan, Ini Kronologi dan Kondisi Terkini

Baca: Gemini, Virgo, dan 3 Zodiak Ini Paling Sulit Menyatakan Cinta, Siapa Saja Mereka?

Lebih lanjut, Andika menjelaskan bahwa Pay merupakan orang yang baik, walaupun dalam cara berpakaian selalu berpenampilan urakan dan hanya memakai baju itu-itu aja setiap harinya.

"Makanya pas aku lihat dia pakai kemeja warna cokelat tangan pendek dan pakai sepatu, heran juga. Karena belum pernah aku lihat dia serapih itu. Mungkin itu tanda-tanda sebelum dia pergi. Karena dengaren dia rapih, pas jalan kedepan jalan rupanya sudah nggak ada," ungkap Andika.

Benjonson Situmorang (30), tersangka pelaku pembakaran Sudisman alias Pai di lapangan sepakbola
Benjonson Situmorang (30), tersangka pelaku pembakaran Sudisman alias Pai di lapangan sepakbola "Reformasi", Pasar IX, Desa Bandar Khalifah Kecamatan Percut Sei Tuan, ditunjukkan kepada awak media saat konferensi pers di Mapolsek Percut Sei Tuan, Sabtu (24/11/2018). (Tribun Medan / Dohu Lase)

"Orangnya pokoknya ramah dan bisa dibilang preman, tapi bukan preman yang suka merusuhi warga sini. Karena suka melawak dia, lucu orangnya. Seram-seram lugu modelnya. Kalau ditegur juga selalu jawab dan kadang pas ada yang minta pertolongan dia mau bantu. Jujur, nggak nyangka aku bang Pay meninggalnya dengan cara begitu," sambungnya.

Sementara itu, warga sekitar lainnya Suryadi (43) mengaku saat melihat Pay sudah dalam kondisi terbakar, ia beserta warga lainnya berusaha untuk memadamkan api.

"Kita berulangkali menyiramkan air hingga api padam. Korban sempat teriak minta tolong, Allah, Allah," ungkap Suryadi.

"Korban ini aslinya tinggal di Desa Tumpatan Nibung Gang Tanom Kecamatan Batang Kuis. Cuma sehari-harinya sering main disini, karena dia juga kalau malam jaga toko. Pokoknya kalau bersosialisasi korban bagus dan tidak pernah ada masalah," tutup Suryadi.

(cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved