Pekanbaru

Dinas PUPR Bersihkan Drainase Tersumbat di Jalan Pesantren, Rahmad Senang Tak Kebanjiran Lagi

Dengan dilakukan pengerukan tanah di parit tersebut, kawasan rumahnya tidak banjir lagi. Apalagi musim hujan seperti sekarang ini.

Dinas PUPR Bersihkan Drainase Tersumbat di Jalan Pesantren, Rahmad Senang Tak Kebanjiran Lagi
Tribun Pekanbaru/Syafruddin Mirohi
Warga bersama Ketua Forum RT/RW Kelurahan Pebatuan, Tenayan Raya Zulfikri SH, menyaksikan langsung pengerukan drainase untuk mengatasi banjir di Jalan Pesantren, Pekanbaru, akhir pekan kemarin. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua RW 14 Pebatuan, Kecamatan Tenayan Raya, Rahmad Putra tampak senang dengan turunnya alat berat dari Dinas PUPR, untuk membersihkan drainase/parit yang tersumbat di Jalan Pesantren.

Sebab dengan dilakukan pengerukan tanah di parit tersebut, kawasan rumahnya tidak banjir lagi. Apalagi musim hujan seperti sekarang ini.

Baca: Live Bola Thailand Vs Singapura Piala AFF 2018, Live Fox Sport Pukul 19.00 WIB, Ini Susunan Pemain

Tidak hanya Rahmad, ratusan warga RW 14 Pebatuan lainnya, dipastikan sumringah, karena adanya kepedulian Pemko, terhadap aspirasi warga.

"Sebenarnya ada tiga RW di Pebatuan (RW 10, 13 dan RW 14)yang menjadi korban, akibat lintasan air parit tak lancar. Akhirnya air meluap ke pemukiman warga. Ini sudah bertahun-tahun kami alami," aku Rahmad kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (25/11/2018).

Menurut warga, banjirnya pemukiman mereka disebabkan air kiriman dari RW tetangga, yakni RW 1,2,3,4,5,6,7 dan 8. Aliran airnya semua mengalir ke RW 10,13 dan RW 14.

Dijelaskan, dari beberapa kawasan yang diluapi air dari parit saat hujan turun, kondisi yang paling parah di RW 14. Jika hujan lebat, hampir seluruh rumah di sini seperti kolam renang.

Baca: Polsek Pangkalan Kuras Temukan Tujuh Pot Tanaman Ganja di Desa Dundang, Pemiliknya Tak Diketahui

Masyarakat setempat bukannya tidak respon. Lebih dari itu, perangkat warga ternyata sudah berkali-kali mengajukan proposal ke Dinas PUPR. Namun tidak direspon.

"Tapi alhamdulillah, kemarin kami kembali mengajukan permohonan ke Dinas PUPR, yang difasilitasi langsung oleh Ketua Forum RT/ RW Pebatuan Zulfikri SH, akhirnya Dinas PUPR menurunkan alat berat. Alat langsung bekerja mengeruk drainase," terang Rahmad lagi seraya menyebutkan, selama ini masyarakat mengalami kerugian akibat sering dilanda banjir.

Ketua Forum RT/RW Pebatuan Pekanbaru Zulfikri SH saat ditemui di lapangan menyatakan, sangat apresiasi dengan respon cepat Dinas PUPR dalam membantu warga.

Baca: Besok, Pegadaian Resmikan Bank Sampah, Menjual Sampah Dapat Tabungan Emas

Apalagi musim hujan seperti sekarang ini. Tapi hal ini melalui rapat bersama dengan RT dan RW. Partisipasi warga yang patut diacungi jempol.

"Saya berterima kasih sekali kepada Kadis PUPR yang baru, karena cepat tanggap dalam mengambil keputusan. Kita harapkan kerjasama dan koordinasi seperti ini selalu terjaga," harapnya seraya meminta, setelah pekerjaan ini masyarakat di tiga RW tersebut, dapat terhindar dari banjir. (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved