Pekanbaru

Wakil Rakyat Akui Anggaran Rp 20 Miliar untuk Penanganan Banjir di Pekanbaru Tidak Cukup

Wakil rakyat di DPRD Pekanbaru akui anggaran Rp 20 miliar untuk penanganan banjir di Pekanbaru tidak cukup, maka harus ada skala prioritas

Wakil Rakyat Akui Anggaran Rp 20 Miliar untuk Penanganan Banjir di Pekanbaru Tidak Cukup
tribunpekanbaru/budi rahmat
Hujan mengguyur kota pekanbaru menyebabkan banjir. Wakil Rakyat Akui Anggaran Rp 20 Miliar untuk Penanganan Banjir di Pekanbaru Tidak Cukup 

Wakil Rakyat Akui Anggaran Rp 20 Miliar untuk Penanganan Banjir di Pekanbaru Tidak Cukup

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -  Wakil rakyat di DPRD Pekanbaru akui anggaran Rp 20 miliar untuk penanganan banjir di Pekanbaru tidak cukup, maka harus ada skala prioritas.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono ST kepada Tribunpekanbaru.com mengatakan, ia menyayangkan minimnya anggaran untuk penanganan banjir dalam APBD Pekanbaru 2019.

Baca: Hadirkan Pemateri dari Amerika Serikat, STIKes Al Insyirah Taja Seminar Internasional

Baca: Skor Antutu Realme U1 Ungguli 2 Hape Merk Lain, Segera Meluncur Tanggal 28 November Mendatang

Dari penyampaian APBD Pekanbaru 2019 yang disahkan pekan lalu, anggaran yang diplot untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pekanbaru sebesar Rp 415 miliar.

Jumlah tersebut, anggaran untuk penanganan banjir hanya disiapkan Rp 20 miliar.

Jumlah anggaran ini menurut Sigit, tidak akan bisa menyelesaikan persoalan banjir yang selalu menjadi momok menakutkan bagi warga Kota Pekanbaru.

"Maka dari itu kita meminta, agar Dinas PUPR membuat skala prioritas penanganan banjir tersebut," saran Sigit saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com pada Ahad (25/11/2018).

Langkah yang harus dilakukan Dinas PUPR, dengan membuat masterplan banjir yang komprehensif, dari masterplan tersebut, bisa diketahui titik mana saja yang paling parah.

Baca: 103 Modifikator Unjuk Gigi di Custom Maxi 2.0 Yamaha Alfa Scorpii di Mal Ska Pekanbaru

Baca: Tubuh Ulik Penuh Luka Saat Ditemukan Tewas Dalam Hutan di Inhil, Polisi Duga Ini Penyebabnya

Setelah itu lakukan langkah antisipasi seperti pengerukan drainase, mengaliri air parit ke sungai, serta langkah lainnya.

Halaman
123
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved