Pariaman

Pariaman Sahkan Perda LGBT Sanksi Denda Menanti, Wakil Walikota Harap Perdes Juga Atur Sanksi Sosial

Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyudin menyebut Perda tentang LGBT itu merupakan revisi atas Perda tentang Ketenteraman dan Ketertiban.

Pariaman Sahkan Perda LGBT Sanksi Denda Menanti, Wakil Walikota Harap Perdes Juga Atur Sanksi Sosial
Istimewa
Long march aksi tolak LGBT di Padang, massa bawa berbagai spanduk. 

"Kalau di Perda yang baru disahkan itu kan memuat sanksi denda Rp1 juta. Tapi pada Perdes nanti, kami harapkan berupa sanksi sosial. Namun bagaimana teknisnya, kami serahkan sepenuhnya kepada ninik mamak nantinya," beber Mardison.

Perda soal LGBT ini, kata Mardison melanjutkan, merupakan keinginan semua masyarakat di Kota Pariaman sebagai bentuk respon dari maraknya LGBT dan waria di Sumbar.

Dan ini juga bertujuan, agar di Kota Pariaman orang dengan prilaku menyimpang itu tidak berkeliaran.

Baca: Kisah Petembak Riau Berlatih di Dapur tapi Mampu Pecahkan Rekor Nasional  di Lapangan Tembak Senayan

Baca: Pemerintah India Takkan Ganggu Warga Suku Sentinel, Begini Nasib Jenazah Jhon Allen Chau

Apalagi, Pariaman atau Sumbar umumnya, punya fiolosofi 'adat basandi syarak-syarak basandi kitabullah'.

Oleh sebab itu, Pemko Pariaman bersama masyarakat dan unsur terkait lainnya yang ada di Pariaman, sepakat menolak adanya prilaku LGBT ataupun waria di Pariaman.

"Memang ada beberapa waria di Pariaman, tapi mereka pada umumnya bukan warga Pariaman, tapi dari daerah lain. Namun saya tidak bisa sebutkan nama daerahnya," pungkas Mardison.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved