Berita Riau

Pembangunan Fly Over di Pekanbaru Molor, Pemprov Riau Target Februari Bisa Dilewati Kendaraan

Asisten II Setdaprov Riau, Masperi, menuturkan ada kendala teknis pembangunan flyover di Pekanbaru sehingga harus molor dari jadwal awal.

Pembangunan Fly Over di Pekanbaru Molor, Pemprov Riau Target Februari Bisa Dilewati Kendaraan
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Fly over simpang empat Jalan Tuanku Tambusai - Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru tengah dalam tahap pengerjaan, Senin (15/10/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemprov Riau menargetkan jembatan layang atau flyover di Pekanbaru yang ada di dua titik sudah bisa dilewati pengendara Februari 2019 mendatang.

Jadwal pengoperasian 2 flyover di Pekanbaru ini molor dari target yang ditetapkan sebelumnya.

Sebab target awal pembangunan flyover di Pekanbaru ini harus selesai 31 Desember 2018.

Asisten II Setdaprov Riau, Masperi, menuturkan ada kendala teknis pembangunan flyover di Pekanbaru sehingga harus molor dari jadwal awal.

"Dua flyover itu menjadi target utama yang harus diselesiakan. Tapi di lapangan ternyata ada kendala teknis. Sehingga tidak bisa diselesaikan tepat waktu, 31 Desember 2018. Tapi dari sisi aspek yuridis formalnya itu sudah selesai," kata Asisten II Setdaprov Riau, Masperi, usai memimpin upacara hari bhakti pekerjaan umum ke 73 di Kantor Dinas PUPR Provinsi Riau, Jalan SM Amin Pekanbaru, Senin (3/12/2018).

Baca: Proses Pengerjaan Fly Over Pekanbaru Bikin Jalan Sempit, Warga Keluhkan Harus Memutar Jauh dan Macet

Baca: Fly Over Pekanbaru Perempatan Mal SKA Tak Selesai Tahun 2018, Butuh Waktu Setidaknya 2,5 Bulan Lagi

Baca: Fly Over Pekanbaru di Perempatan Mal SKA Tak Selesai, Kontraktor Harus Minta Maaf karena Ini

Menurut keterangan Masperi, masih ada pekerjaan finishing yang diperkirakan akan dilkerjakan pada tahun 2019.

"Ada pekerjaan finising yang harus dikerjakan di 2019," ujarnya.

Terkait perpanjangan waktu, pihaknya masih akan mempelajari regulasi yang memperbolehkanya.

Fly over simpang empat Jalan Tuanku Tambusai - Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru tengah dalam tahap pengerjaan, Senin (15/10/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY).
Fly over simpang empat Jalan Tuanku Tambusai - Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru tengah dalam tahap pengerjaan, Senin (15/10/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)

"Kita akan pelajari Perpres 54 apakah ada klausul yang memperbolehkan 50 hari kedepan di tahun berikutnya untuk mengejakan kontrak yang sama, tanpa melakukan tender, ini yang harus kita lihat dulu aturannya," bebernya.

Meski nanti pekerjaan flyover akan diperpanjang hingga tahun 2019, namun pihaknya tetap akan menjatuhkan saksi berupa denda kepada pihak kontraktor karena sudah melebihi batas waktu yang sudah ditetapkan.

"Sanksi tetap kita berikan, kita akan hitung satu permil dari kontrak," ujarnya.

Baca: VIDEO Pengakuan Supir Truk Tangki Pertamina Sebelum Hantam Fly Over Pekanbaru

Baca: Mobil Travel Pekanbaru-Padang Terjun ke Sungai Kampar Riau, 1 Penumpang Tewas dan 1 Tenggelam 

Sementara saat disinggung kapan dua flyover tersebut bisa dilewati pengendara, Masperi mengungkapkan, pihaknya menargetkan perpanjang waktu selama 50 hari terhitung mulai tanggal 31 Desember 2018, bisa dimanfaatkan oleh pihak kontraktor untuk menyelesaikan pembangunan flyover tersebut.

"Harusnya kan 31 desember, namun ini kan meleset karena ada kendala teknis. Maka kurun waktu 50 hari jika nanti diperbolehkan untuk diperpanjang, setelah kita lakukan denda keterlambatan. Seandainya ini bisa dipergunakan, berarti akhir Februari (flyover) bisa dilewati pengendara," pungkasnya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved