Pilpres 2019

Idris Laena Bantah Isu Tim Kemenangan Jokowi di Riau Tidak Kompak, Targetkan Raih Suara 60 Persen

Ketua Tim Kemenangan Daerah Jokowi-Ma’ruf Amin di Riau, Indris Laena membantah isu tim tidak kompak, dan menargetkan raih suara 60 persen di Riau

Idris Laena Bantah Isu Tim Kemenangan Jokowi di Riau Tidak Kompak, Targetkan Raih Suara 60 Persen
Tribun Pekanbaru/Alex Sander
Idris Laena saat penyerahan sertifikat kepada peserta pelatihan enterpreneur muda di Hotel Green, Arifin Ahmad, Pekanbaru, Sabtu (5/5/2017). Idris Laena Bantah Isu Tim Kemenangan Jokowi di Riau Tidak Kompak, Targetkan Raih Suara 60 Persen 

Idris Laena Bantah Isu Tim Kemenangan Jokowi di Riau Tidak Kompak, Targetkan Raih Suara 60 Persen

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Tim Kemenangan Daerah Jokowi-Ma’ruf Amin di Riau, Indris Laena membantah isu tim tidak kompak, dan menargetkan raih suara 60 persen di Riau. 

Adanya isu yang beredar Tim Kemenangan Daerah Jokowi-Ma’ruf Amin di Riau tidak kompak dibantah Ketua Tim Kemenangan Daerah Jokowi-Ma’ruf, Idris Laena.

Baca: 10 Mayat Ditemukan Mengapung di Perairan Riau, Pertanda Apakah Ini?

Baca: 10 Fakta Mengejutkan dari 10 Mayat Ditemukan Mengapung di Perairan Riau, Nomor 5 Temukan Uang Jutaan

Menurut Idris Laena, sejauh ini tim di Riau sangat kompak untuk menangkan Jokowi-Ma’ruf.

Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, Pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019. Idris Laena Bantah Isu Tim Kemenangan Jokowi di Riau Tidak Kompak, Targetkan Raih Suara 60 Persen
Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, Pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019. Idris Laena Bantah Isu Tim Kemenangan Jokowi di Riau Tidak Kompak, Targetkan Raih Suara 60 Persen (TRIBUNWOW.COM)

"Alhamdulillah kami masih solid dan bahkan sangat kompak, karena kami semua ada sembilan partai pengusung dan pendukung yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja itu," ujar Idris Laena kepada Tribunpekanbaru.com pada Selasa (4/12/2018).

Memang diakui Idris Laena antara satu partai dengan partai yang lain dalam koalisi tersebut cara kerjanya berbeda-beda dalam memenangkan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Hanya saja saat ditanya solidnya dimana, memang tidak sama-sama turun bersama bekerja, namun masing-masing partai memiliki strategi untuk pemenangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres)," ujar Idris Laena.

Seperti misalnya lanjut Idris Laena, ada partai yang mana Calegnya diberikan beban untuk mewajibkan mengkampanyekan Calon Presiden (Capres) dan ada juga partai pengusung lainnya yang tidak membebani Caleg dalam sosialisasi Capres dan Cawapres.

Baca: Kisah Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Penari, Bayarannya Bisa Menambah Pundi Keuangannya

Baca: Fly Over Pekanbaru Tak Selesai, Kontraktor Terancam Didenda, Ini Aturan Jelasnya

"Jadi makanya ada Caleg yang menyandingkan poto pak Jokowi dan ada juga Caleg dari partai lain yang tidak, sebenarnya cara dan strateginya saja yang berbeda, namun kami tetap solid," ujar Idris Laena.

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved