KPK Tahan Sekda Dumai Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Bengkalis

KPK Tahan dua tersangka Sekda Dumai Muhammad Nasir (MNS) dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar (HOS).

KPK Tahan Sekda Dumai Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Bengkalis
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Sekda Kota Dumai, Muhammad Nasir saat membacakan sumpah jabatan saat dilantik beberapa waktu lalu. 

KPK Tahan Sekda Dumai Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Bengkalis

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau tahun anggaran 2013-2015.

Kedua tersangka itu adalah Sekretaris Daerah Dumai Muhammad Nasir (MNS) dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar (HOS).

Baca: BREAKING NEWS: Sekdako Dumai, M Nasir Ditahan KPK

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan penahanan akan dilakukan selama 20 hari.

Keduanya ditahan di rutan yang berbeda.

"KPK melakukan penahanan 20 hari pertama terhadap dua tersangka di kasus Bengkalis, yaitu MNS ditahan di (Rutan) Guntur dan HOS ditahan di Rutan Salemba," ujar Febri melalui keterangan tertulis, Rabu (5/12/2018).

Dalam kasus dugaan korupsi di Bengkalis, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Sekretaris Daerah Dumai Muhammad Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar.

Keduanya diduga terlibat dakam kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau tahun 2013-2015.

Sekda Dumai ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis Tahun 2013-2015 sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) saat proyek tersebut berlangsung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Bengkalis ", https://nasional.kompas.com/read/2018/12/05/21565241/kpk-tahan-2-tersangka-kasus-dugaan-korupsi-jalan-di-bengkalis.

Editor: M Iqbal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved