Riau Region

Air Sungai Kampar Terus Naik, Rendam Masjid dan Sekolah, 2.488 Jiwa Terdampak Banjir di Kampar

Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tapi juga menggenangi perkebunan sawit, palawija, karet, jeruk serta kebun pisang.

Air Sungai Kampar Terus Naik, Rendam Masjid dan Sekolah, 2.488 Jiwa Terdampak Banjir di Kampar
tribunpekanbaru/ikhwanulrubby
2 Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir, Ketinggian Air Sudah Capai 40 Cm 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengimbau masyarakat yang bertempat tinggal dan beraktifitas di sepanjang aliran sungai Kampar untuk lebih berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan.

Sebab air sungai Kampar diprediksi akan mengalami kenaikan dan arusnya juga akan semakin deras.

"Warga yang bertempat tinggal di sepanjang aliran sungai kampar kami harapkan lebih berhati-hati dan waspada. Sebab air sungai Kampar diprediksi akan mengalami kenaikan dan arusnya juga akan semakin deras," katanya, Minggu (8/12/2018)

Baca: Sekdakab Kampar Imbau Masyarakat Tetap Waspada Banjir

Naik dan derasnya aliran air di sungai Kampar disebabkan adanya penambahan tinggi buka pintu pelimpah setinggi 30 cm dari tinggi bukaan sehari sebelumnya.

Di mana pada Sabtu (8/12/2018) lima pintu pelimpah dibuka setinggi 120 cm.

"Dengan ditambahnya tinggi buka pintu pelimpah diprediksi akan berdampak naiknya tinggi permukaan air sungai kampar antara 50 sampai 80 cm dari tinggi air sekarang," ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah menurunkan porsenil ke titik rawan banjir di Kampar bersama dengan BPBD Kabupaten Kampar.

Selain personil, pihaknya juga sudah mendistribusikan tenda ke sejumlah lokasi rawan banjir di Kampar.

"Sudah ada personil BPBD dan personil terkait lainya di sana. Mereka dibawa komando BPBD Kampar. Tenda-tenda juga sudah didistribusikan kesan," sebutnya.

Baca: BREAKING NEWS: 2 Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir, Ketinggian Air Sudah Capai 40 Cm

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved