Sabtu, 18 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pelalawan

Camat Langgam Benarkan Akses Jalan Tergenang Air Akibat Banjir

Camat Langgam Robi Ardelino memastikan akses jalan ke daerahnya terganggu akibat banjir. Warga beraktifitas pun menggunakan ponton.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Istimewa
ILUSTRASI - Banjir mulai menggenangi wilayah Muaro Sako Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam, Senin (12/11/2018). Banjir ini menandakan jika air kiriman dari waduk PLTA Koto Panjang sudah sampai di Pelalawan. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Camat Langgam Robi Ardelino memastikan akses jalan ke daerahnya terganggu akibat banjir.

Warga beraktifitas pun menggunakan ponton.

"Akses jalan terganggu karena banjir ini," kata Robi Ardelino, Senin (10/12/2018).

Dikatakannya, air memang cukup tinggi menggenangi jalan. Sehingga kendaraan roda dua dan empat disaran tidak melewati.

"Jadi masyarakat menggunakan ponton untuk melewati jalan," ujarnya.

Baca: Nikita Mirzani Pamer Foto Tas Harga Lebih dari Rp 1 Miliar, Intip Koleksi Tas Mewahnya

Sebelumnya kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Hadi Penandio mengatakan akses jalan menuju kecamatan Langgam, Pelalawan tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Penyebabnya karena banjir.

"Kita sudah buat pengumuman berupa spanduk. Jangan melintasi ke Langgam naik roda dua atau roda empat," kata kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Hadi Penandio, Senin (10/12/2018).

Ada dua jalur menuju kecamatan Langgam. Lewat jalan Pemda dan juga lewat desa Lubuk Ogung. Dua - dua jalur tersebut sama - sama terendam air.

"Ketinggian air dari 20 - 60 cm. Itu di jalan. Sudah kita ingatkan kendaraan roda dua dan empat jangan lewat. Ada roda empat yang maksa, mogok di tengah jalan," kata Hadi.

Baca: 5 Film Indonesia Tayang di Bioskop Desember 2018, Film Horor Hingga Komedi!

Dikatakannya, pihaknya memang fokus pada Kecamatan Langgam.

Sebab daerah ini yang pertama kali menerima limpahan air dari Sungai Kampar.

"Kita fokus ke Langgam saja dulu ya. Soalnya ini daerah pertama yang menampung dari Kampar," terangnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved