Kampar

Ketinggian Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Mulai Menurun, Ribuan Rumah Masih Terdampak Banjir

Dari total 2.488 jiwa dan 1.198 rumah terdampak banjir saat ini masih sama kondisinya dengan hari kemarin.

Ketinggian Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Mulai Menurun, Ribuan Rumah Masih Terdampak Banjir
Tribunpekanbaru
Meski debit air PLTA Koto Panjang Dilaporkan stabil, namun banjir masih terdapat di Kampar 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar menginformasikan, Senin (10/12/2018) ketinggian air banjir di sejumlah desa yang terdampak belum mengalami penyusutan signifikan.

Dari total 2.488 jiwa dan 1.198 rumah terdampak banjir saat ini masih sama kondisinya dengan hari kemarin.

Kepala BPBD Kampar, Yasir mengatakan timnya terus melakukan pemantauan dan pelaporan kondisi terkini.

Ia mengatakan saat ini tim terus mendata warga yang terdampak banjir di Kabupaten Kampar.

Baca: Air Sungai Kampar Naik Signifikan, BPDP Pelalawan Minta Masyarakat Waspada

"Data ini nantinya akan diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Kampar agar di dapatkan bantuan logistik dari Bulog," katanya.

Ia mengatakan BPBD juga saat ini tengah berupaya meminta bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk mendapatkan sejumlah bantuan yang diperlukan.

Selain dari sumber Bulog, hari ini BPBD bersama Pemerintah Kabupaten Kampar mulai menyalurkan sejumlah bantuan yang bisa diberikan.

Bantuan diberikan ke daerah Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampar Timur.

Bantuan yang diberikan obat-obatan, makanan dan sebagainya.

Baca: Sawah Terdampak Banjir, Warga Desa Penyasawam Kecamatan Kampar Terancam Tidak Bisa Panen Padi

"Hari ini kita menyalurkan bantuan ke Desa Pulau Rambai, Kampar Timur. Desa ini kami bantu karena kondisinya cukup parah karena akses keluar masuk desa tidak bisa dilewati karena terendam banjir," ucapnya.

Ia menyampaikan ketinggian elevasi Waduk PLTA Koto Panjang saat ini sudah mulai turun jadi diangka 84,20 mDPL.

Hal ini yang membuat manajemen PLTA Koto Panjang hari ini menahan untuk tidak menambah bukaan pintu pelimpahan.

"Kita berharap elevasi waduk terus menurun dan ketinggian air Sungai Kampar juga terus turun," ucapnya.

Ia memprediksi jika tiada hujan dalam sehari kedepan air bisa turun.(*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved