Pekanbaru

BBPOM Pekanbaru Amankan 21.218 Kemasan Produk Kosmetik Ilegal dan Berbahaya Senilai Rp 1 M Lebih

Puluhan ribu kemasan produk ini diamankan lantaran beredar secara ilegal serta terindikasi mengandung bahan berbahaya.

Tribunpekanbaru/RizkyArmanda
Kepala BBPOM Pekanbaru Muhammad Kashuri saat konferensi pers di Kantor BBPOM, Selasa (11/12/2018) terkait temuan kosmetik ilegal. 

"Total estimasi nilai ekonomi temuan kosmetik ini yaitu Rp 1.060.535.000," ungkapnya.

Disebutkan Kashuri, temuan ini akan ditindaklanjuti sesuai SOP yang ada.

Jika memang ada unsur pidananya, akan diproses secara hukum.

"Sedangkan yang tidak ada unsur pidananya kita berikan sanksi peringatan tertulis, produknya kita minta musnahkan. Kemudian bagi yang memang berjualan kosmetik ini merupakan pencarian utamanya kita lakukan pembinaan supaya mereka menjual yang legal dan aman bagi masyarakat," tuturnya.

Baca: DPRD Pekanbaru Minta BBPOM Rutin Gelar Razia Kosmetik Ilegal

Selain itu, pemilik sarana diminta membuat surat pernyataan yang pada intinya berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya.

Tapi jika kembali kedapatan menjual produk ilegal tanpa izin BPOM, maka mereka tidak tertutup kemungkinan akan diproses secara hukum.

Selanjutnya, dari kemasan produk yang diamankan tersebut, tercantum produk dari luar negeri.

Baca: Minuman Berenergi Dikonsumsi 56 Siswa SMP Sayat Tangan Mengandung Zat Benzo. Ini Tanggapan BBPOM

Ada yang dari dari Malaysia, Perancis, Korea hingga Amerika.

Namun kata Kashuri, pihaknya belum bisa memastikan, apakah produk tersebut memang benar dari luar negeri atau seperti apa.

“Ini baru dugaan ya. Karena beberapa kasus ditemukan, produk itu dari luar negeri, ternyata buatan Indonesia. Tentunya masih kita dalami, sehingga kita dapat simpulnya, apakah memang diproduksi di luar negeri atau dalam negeri," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved