Pekanbaru

BBPOM Pekanbaru Amankan 21.218 Kemasan Produk Kosmetik Ilegal dan Berbahaya Senilai Rp 1 M Lebih

Puluhan ribu kemasan produk ini diamankan lantaran beredar secara ilegal serta terindikasi mengandung bahan berbahaya.

Tribunpekanbaru/RizkyArmanda
Kepala BBPOM Pekanbaru Muhammad Kashuri saat konferensi pers di Kantor BBPOM, Selasa (11/12/2018) terkait temuan kosmetik ilegal. 

Terkait ini Kashuri mengimbau, hendaknya masyarakat bisa menjadi konsumen yang cerdas.

Sehingga tidak menggunakan kosmetik tanpa izin edar, baik dengan cara pembelian langsung maupun secara online.

Lakukan CekKLlK sebelum memilih produk untuk memeriksa kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa.

Baca: FOTO: Gelar Semarak CFD, BBPOM Pekanbaru Gelar Uji Cepat Bahan Makanan

"Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan atau mempunyai infomasi yang ingin disampaikan, dapat menghubungi BBPOM," tutupnya.

Sementara itu untuk diketahui, ketentuan pidana yang dapat menjerat pelaku usaha ini, terdapat dalam Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Adapun bunyinya yakni "Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar."(*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved