Tekno

Penjualan Lesu Dan Kalah Bersaing dengan Merk Lokal, Samsung Tutup Pabrik Ponsel di Tianjin China

Penjualan lesu karena smartphone Samsung kalah bersaing dengan merek-merek China yang berhasil menjadi raja di negeri sendiri, seperti Huawei

Penjualan Lesu Dan Kalah Bersaing dengan Merk Lokal, Samsung Tutup Pabrik Ponsel di Tianjin China
Tribun Pekanbaru/ Ikhwanul Rubby
Samsung Mal Ska Sediakan Cashback Hingga Rp 1,3 Jutaan 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Pangsa Samsung di pasaran smartphone China terus menyusut dari 15 persen pada 2013 menjadi hanya sekitar 1 persen di 2018, menurut data firma riset pasar Counter Point.

Raksasa elektronik asal Korea Selatan itu pun berencana untuk menutup pabrik ponselnya di Tianjin, di utara China.

"Sebagai usaha lanjutan untuk efisiensi fasilitas produksi kami, Samsung Electronics harus sampai pada keputusan yang sulit untuk menutup operasional di pabrik Samsung Electronics Telecommunication (TSTC) di Tianjin," jelas Samsung dalam sebuah pernyataan.

Baca: Produsen Casing Bocorkan Desain Samsung S10: Hape Ini Nyaris Tertutup Layar!

Pabrik ponsel Samsung di Tianjin mempekerjakan 2.600 orang karyawan. Kegiatan operasional fasilitas produksi tersebut bakal resmi ditutup pada 31 Desember 2018.

Perwakilan Samsung menyampaikan terima kasih atas dukungan dari seluruh pegawai Samsung.

"Kami berkomitmen untuk memberikan keadailan dan kompensasi yang rasional termasuk konseling karir dan pelatihan vokasi, sementara peluang transfer ke fasilitas Samsung lainnya juga akan tersedia jika memang memungkinkan," sebut sang representatif.

Seperti dirangkum KompasTekno dari South China Morning Post, Sabtu (15/12/2018), Samsung memiliki dua pabrik ponsel di Negeri Tirai Bambu.

Selain pabrik di Tianjin, masih ada pabrik lain yang berlokasi di Huizhou, di selatan China.

Baca: Samsung Galaxy A8s Resmi Meluncur, HP Pertama di Dunia dengan Layar Unik Berlubang di Kanan Atas

Kalah dari merek lokal Penjualan lesu karena smartphone Samsung kalah bersaing dengan merek-merek China yang berhasil menjadi raja di negeri sendiri, seperti Huawei, Oppo, Xiaomi, dan Vivo.

Dalam dua tahun terakhir, tak satupun ponsel Galaxy besutan Samsung berhasil masuk daftar 10 ponsel terlaris di China.

Kendati demikian, Samsung menekankan pentingnya China mengingat negara ini merupakan pasar smartphone terbesar di dunia.

"China tetap menjadi pasar yang penting bagi Samsung dan kami secara aktif berpartisipasi dalam kebijakan di China dengan mendorong pertumbuhan komponen industri," jelas representatif Samsung.

"Kami akan terus memberikan produk dan pelayanan terbaik untuk konsumen di China serta berkontribusi untuk komunitas lokal," imbuhnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjualan Lesu, Samsung Tutup Pabrik Ponsel di China"

Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved