Berita Riau

Bawaslu Riau Lakukan Investigasi Terkait Pengrusakan Baliho SBY dan Partai Demokrat

Bawaslu Riau lakukan investigasi terkait pengrusakan baliho Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan atribut Partai Demokrat

Bawaslu Riau Lakukan Investigasi Terkait Pengrusakan Baliho SBY dan Partai Demokrat
TribunPekanbaru/Alexander
SBY turun langsung ke Jalan Sudirman Pekanbaru, menyaksikan baliho bergambar dirinya dirusak, Sabtu (15/12/2018). Bawaslu Riau Lakukan Investigasi Terkait Pengrusakan Baliho SBY dan Partai Demokrat 

Bawaslu Riau Lakukan Investigasi Terkait Pengrusakan Baliho SBY dan Partai Demokrat

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau lakukan investigasi terkait pengrusakan baliho Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan atribut Partai Demokrat.

Bawaslu Riau akan turunkan tim untuk melakukan investigasi terhadap kasus pengrusakan bendera dan baliho partai Demokrat di Pekanbaru.

Ini diputuskan setelah Bawaslu Riau menggelar Pleno bersama pada Minggu (16/12/2018) malam.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Mirip Cewek Korea, Pernah Menjual Es Krim

Baca: 11 Kades Terpilih pada Pilkades Serentak Dilantik Bupati Bengkalis

"Jadi, hasil Pleno kami bersama, mengintruksikan Bawaslu Kota Pekanbaru untuk turun melakukan investigasi terkait pengrusakan bendera dan baliho partai," ujar Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan kepada Tribunpekanbaru.com pada Senin (17/12/2018).

Menurutnya, menunjuk Bawaslu Kota Pekanbaru karena di laporkan di Polresta dan tingkatnya di Bawaslu Kota Pekanbaru, dengan hasil investigasi itu maka ada upaya untuk ambil sikap selanjutnya.

"Dalam SOP nya kalau kami jadikan temuan, tentu harus ada syarat formil dan materil ada pelapor dan barang bukti serta kronologi. Jadi harus dapat itu dengan cara investigasi," jelas Rusidi Rusdan.

Dari hasil pengumpulan informasi melalui investigasi itu juga akan dihasilkan nantinya, apakah itu termasuk pelanggaran Pemilu atau tidak.

"Apakah itu masuk atribut kampanye atau tidak makanya disegerakan semuanya," ujar Rusidi Rusdan.

Baca: KISAH Supir di Rokan Hulu yang Coba Mencuri Mobil

Baca: Syarwan Hamid: Saya Berjuang Mendapatkan Gelar Adat Tersebut

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved