10 Fakta Terbaru Perusakan Bendera & Atribut Demokrat di Pekanbaru, SBY Beda Pendapat dengan Wiranto

Penyidik dari Polresta Pekanbaru sejauh ini menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus perusakan atribut partai di Pekanbaru

TribunPekanbaru/Alexander
SBY turun langsung ke Jalan Sudirman Pekanbaru, menyaksikan baliho bergambar dirinya dirusak, Sabtu (15/12/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Sejumah bendera, atribut dan baliho Partai Demokrat dirusak orang tak dikenal di Pekanbaru Sabtu (15/12/2018). 

Saat itu pihak Demokrat Riau bersama SBY langsung turun ke jalan melakukan penyisiran, Sabtu (15/12/2018).

Dengan berjalan kaki, rombongan tersebut berjalan kaki di Jalan Sudirman, Kota Pekanbaru, tepatnya di depan kantor DPRD Riau.

SBY yang juga didampingi Sekjen DPP Demokrat, Hinca Pandjaitan yang turut serta dalam rombongan itu menyaksikan satu persatu baliho yang dirusak tersebut.

SBY tampak tidak banyak berkata-kata, sesekali ia tampak menggelengkan kepala, dengan raut muka tidak banyak ekspresi.

"Pemimpin yang baik harusnya menghargai pemimpin lainnya," ujarnya singkat sambil terus ikut melihat dan mengangkat langsung baliho rusak tersebut.

Tiga orang pelaku terduga perusakan telah ditangkap oleh aparat kepolisian.

Kapolda Riau mengungkapkan jika pelaku dijanjikan uang sebesar Rp 150 ribu.

Sementara ketiga pelaku yang sudah diamankan akan dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Berikut sembilan fakta terbaru perusakan bendera dan atribut Partai Demokrat dihimpun  dari berbagai sumber.

Baca: Hari Ini Demokrat Gelar Rapat Darurat Bahas Perusakan Baliho dan Bendera Partai

Halaman
1234
Editor: Sesri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved