Jangan Pakai Lagi Helm yang Sudah Terbentur ke Aspal Akibat Kecelakaan, Ini Penjelasannya

Tahu nggak sih, helm mahal ternyata enggak menjamin kondisi kepala tetap aman saat jatuh dari motor dan kepala membentur aspal.

Jangan Pakai Lagi Helm yang Sudah Terbentur ke Aspal Akibat Kecelakaan, Ini Penjelasannya
IST
Ilustrasi Helm 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tahu nggak sih, helm mahal ternyata enggak menjamin kondisi kepala tetap aman saat jatuh dari motor dan kepala membentur aspal.

Ada hal yang wajib dilakukan kalau jatuh dan kepala terbentur benda keras.

Tindakan cepat setelah kepala yang dilindungi helm, meski helm mahal, enggak menjamin kepala tetap sehat kalau sudah terbentur barang padat.

Baca: Ngincar Chicken Dinner Saat Main PUBG Mobile, Ikuti 5 Tips dan Trik Ini

 
"Kelihatan helm enggak apa-apa. Tapi, apa yakin kepala kita juga enggak apa-apa?" kata Nathania Mugiyono, Teknisi PT Tarakusuma Indah, produsen helm KYT kepada GridMotor.

Menurut Mugiyono yang dipercaya mengurus teknis perawatan untuk helm pembalap MotoGP yang menggunakan KYT, helm yang yang sudah tabrakan dengan beda keras akan ada perubahan.

"Terjadi pemadatan di bagian helm yang kena benturan keras. Helm kalau sudah begini enggak boleh dipakai lagi," kata Mugiyono.

Pemadatan yang terjadi di helm, berarti sudah tidak bisa lagi melindungi kepala dari benturan benda keras.

Baca: TIPS - Cara Chatting di Whatsapp Sambil Nonton Video Bersamaan di Android

Pemadatan di helm sama juga fungsi material tidak lagi bekerja sebagai peredam.

Mugiyono menyarankan, kalau sudah terjadi kepala yang pakai helm jatuh dan kena benturan keras harus dicek.

"Di ct scan. Biar tahu bagaimana kondisi kepala. Nantinya kan akan tahu apakah stop dulu pakai motor untuk sementara atau tetap boleh naik motor," tutup Mugiyono.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved