Pekan Life

KPA Kota Pekanbaru Dapat Apresiasi dari KPA Provinsi Riau

Satu upaya menanggulangi penyebaran HIV/AIDS dengan menyediakan layanan konseling dan testing. Pelayanan ini tersebar di 21 puskemas yang ada di Kota

KPA Kota Pekanbaru Dapat Apresiasi dari KPA Provinsi Riau
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Sekretaris KPA Kota Pekanbaru, Hasan Suprianto menerika piagam pernghargaan dari KPA Provinsi Riau, Selasa (18/12/2018) di Hotel Arya Duta dalam Rakorda KPA di seluruh Riau. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Kota Pekanbaru mendapat apresiasi dari KPA Provinsi Riau atas komitmen dan dukungan mendorong peningkatan layanan bagi pengidap HIV/AIDS di Kota Pekanbaru. Peningkatan layanan ini dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung dalam Rakorda KPA di seluruh Provinsi Riau 2018, Selasa (18/12/2018).

Satu upaya menanggulangi penyebaran HIV/AIDS dengan menyediakan layanan konseling dan testing.

Pelayanan ini tersebar di 21 puskemas yang ada di Kota Pekanbaru.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Head Kasir Manager di Transmart, Dedikasikan Diri untuk Karir

Layanan pengobatan dan perawatan di RSUD Arifin Achmad.

Kemudian juga di RS Santa Maria, Puskemas Simpang Tiga dan Puskesmas Tenayan Raya.

"Jadi saat ini sudah banyak layanan konseling dan testing. Ada juga lokasi layanan pengobatan dan perawatan, masyarakat makin mudah mengaksesnya," papar Sekretaris KPA Kota Pekanbaru, Hasan Suprianto kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa.

Menurutnya, upaya preventif mendapat dukungan penuh dari pemerintah kota. Sebab sudah ada Peraturan Wali Kota Pekanbaru No. 32 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Pekanbaru.

Adanya perwako ini tidak hanya untuk upaya preventif, tapi untuk mendukung penanggulangan kasus HIV/AIDS.

Baca: Perusakan Atribut Partai di Pekanbaru,Begini Kata Direktur Hukum dan Advokasi TKD Riau Jokowi-Maruf

"Jadi dukungan pemerintah, sarana dan prasarana tentu mendukungu upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS," ulasnya.

Sasaran preventif saat ini lebih banyak menyasar Ibu Rumah Tangga (IRT) dan anak.

Mereka rentan ditularkan oleh suami atau ayahnya yang positif HIV.

Walau demikian, pihak KPA tetap menyasar kelompok rentan lainnya untuk tes VCT.

Seperti pasien hepatitia, pasien TB, pasien IMS, pekerja tambang, pekerja konstruksi, buruh migran dan anak jalanan. (*)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved