Berita Riau

Puluhan Rekan Sejawat Penuhi Ruangan,Hadiri Sidang Perdana 3 Dokter RSUD Arifin Achmad Kasus Alkes

Ikut hadir pada sidang perdana ini, puluhan dokter dari berbagai asosiasi profesi dokter, memenuhi ruangan sidang.

Puluhan Rekan Sejawat Penuhi Ruangan,Hadiri Sidang Perdana 3 Dokter RSUD Arifin Achmad Kasus Alkes
Tribunpekanbaru/Rizky
Suasana persidangan 3 orang dokter RSUD Arifin Achmad Pekanbaru di PN Pekanbaru, Selasa (18/12/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Tiga orang dokter RSUD Arifin Achmad Pekanbaru yang merupakan terdakwa dalam perkara dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes), menjalani sidang perdana, Selasa (18/12/2018) siang.

Tiga dokter berstatus ASN masing-masing bernama dr Welly Zulfikar, dr Kuswan Ambar Pamungkas dan drg Masrial ini duduk dikursi pesakitan di Pengadilan Negeri atau PN Pekanbaru.

Tak hanya mereka, dua orang rekanan yaitu Yuni Efrianti SKp selaku Direktur CV Prima Mustika Raya (PMR) dan staf CV PMR, Mukhlis juga bernasib sama.

Ikut hadir pada sidang perdana ini, puluhan dokter dari berbagai asosiasi profesi dokter, memenuhi ruangan sidang. Mereka datang untuk memberi semangat kepada rekan-rekan mereka yang diadili.

Baca: 9 Jaksa Penuntut Umum akan Mendakwa Tiga Orang Dokter BLUD RSUD Arifin Achmad di PN Pekanbaru

Adapun sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Prawira Negara Putra dan Neni Lubi ini, dipimpin oleh Hakim Ketua Saut Martua Pasaribu.

Kepada Majelis Hakim Tipikor Pekanbaru, JPU menyebutkan jika para terdakwa secara bersama-sama sudah melakukan tindak pidana korupsi.

Mereka didakwa merugikan negara Rp 420.205.222. Berkas dakwaan tiga dokter dan rekanan dibacakan terpisah oleh JPU.

Perbuatan itu terjadi pada tahun 2012 hingga 2013 silam dengan cara membuat Formulir Instruksi Pemberian Obat (FIPO) dengan mencantumkan harga yang tidak sesuai dengan harga pembelian sebenarnya, dalam pengadaan alat kesehatan spesialistik Pelayanan Bedah Sentral di staf fungsional RSUD Arifin Achmad.

Dalam pembelian itu, pesanan dan faktur dari CV PMR disetujui instansi farmasi. Selanjutnya dimasukkan ke bagian verifikasi untuk dievaluasi dan bukti diambil Direktur CV PMR, Yuni Efrianti Selanjutnya dimasukkan ke Bagian Keuangan.

Baca: Ketua Umum PB IDI dan Ketua Umum PB PDGI Angkat Bicara Soal Tiga Orang Dokter di Riau Ditahan Jaksa

Setelah disetujui pencairan, bagian keuangan memberi cek pembayaran pada Yuni Efrianti. Pencairan dilakukan Bank BRI, Jalan Arifin Achmad. Setelah itu, Yuni Efrianri melakukan perincian untuk pembayaran tiga dokter setelah dipotong fee 5 persen.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved