Berita Riau

SUHU Politik di Riau Memanas, Irwan Nasir: Seperti Sinetron Ada Endingnya

Suhu politik di Riau sepekan terakhir memanas, Ketua Umum DPW PAN Riau, Irwan Nasir menyebut itu seperti sinetron, ada endingnya

SUHU Politik di Riau Memanas, Irwan Nasir: Seperti Sinetron Ada Endingnya
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
SUHU Politik di Riau Memanas, Irwan Nasir: Seperti Sinetron Ada Endingnya 

SUHU Politik di Riau Memanas, Irwan Nasir: Seperti Sinetron, Ada Endingnya

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Suhu politik di Riau sepekan terakhir memanas, Ketua Umum Dewan Perwakilan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Riau, Irwan Nasir menyebut itu seperti sinetron, ada endingnya.

Untuk itu, ia meminta masyarakat tidak terlalu serius menanggapi suhu politik yang belakangan ini mulai memanas, karena akan merugikan diri sendiri.

Baca: Tak Sadar Polisi Lagi Menyamar, Pelaku Curanmor di Pekanbaru Tak Berkutik Saat Diciduk

Baca: BKPP Bengkalis Mulai Uji Kompetensi Seleksi Pejabat Tinggi Pratama Besok

Memanasnya suhu politik di Riau diawali oleh kasus pengrusakan baligo Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono oleh sejumlah orang.

Sejumlah orang itu juga merusak atribut Partai Demokrat, dan itu terjadi asat SBY datang ke Riau untuk menghadiri sejumlah agenda pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno dan Partai Demokrat.

Memanasnya suhu politik di Riau saat ini, Irwan menganalogikan, kondisi perpolitikan saat ini bisa dianggap sebagai drama dalam sinetron di layar kaca.

"Jangan serius kali menanggapinya. Drama panas yang terjadi saat ini anggap saja sebagai hiburan masyarakat, seperti sinetron," ujar Irwan saat ditemui Tribun Pekanbaru.com, Senin (17/12/2018).

Baca: BPJS Kesehatan Cabang Dumai Gandeng Media Sosialisasikan Perpres Nomor 82 Tahun 2018

Baca: KSOP Dumai Lakukan Uji Kelaikan Kapal Penumpang Jelang Natal dan Tahun Baru 2019

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu menanggapi riak-riak ataupun fenomena politik saat ini.

Masyarakat cukup saja mengikuti drama politik tersebut dengan damai.

Halaman
1234
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved