Breaking News:

Pekan Life

Bappenda Pekanbaru Buaf Daftar Pelaku Usaha di Pusat Perbelanjaan yang Masih Menunggak Pajak Reklame

Tunggakan pajak reklame milik sejumlah pelaku usaha itu dibuatkan daftar tunggakannya oleh Bappenda Kota Pekanbaru.

Tribun Pekanbaru/Melvinas Priananda
Penertiban Reklame - Petugas Satpol PP Kota Pekanbaru mencopot reklame yang terpasang di kawasan protokol Jalan Gajahmada Pekanbaru, Rabu (27/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Sejumlah papan reklame di pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru ternyata pajaknya belum dibayar ke Pemko Pekanbaru.

Tunggakan pajak reklame milik sejumlah pelaku usaha itu dibuatkan daftar tunggakannya oleh Bappenda Kota Pekanbaru.

"Kami sudah berikan daftar tunggakan reklame ke seluruh pusat perbelanjaan yang menunggak hingga kini," papar Kepala Bappenda Kota Pekanbaru, Zulhemi Arifin kepada Tribunpekanbaru.com, Jum'at (21/12/2018).

Baca: Pemilik Tiang Reklame Tidak Bayar Pajak, Bapenda Berikan Tenggat Waktu Satu Pekan

Baca: Video : Bapenda Pekanbaru Berikan Tenggat Waktu Kepada Pemilik Reklame Nunggak Pajak

Baca: DPMPTSP Pekanbaru Masih Data Tiang Reklame Tidak Berizin

Baca: Bappenda Kota Pekanbaru Belum Pastikan Jumlah Kebocoran PAD Akibat Reklame Ilegal

Menurutnya, cukup banyak tenant yang berada di pusat perbelanjaan yang menunggak pajak reklame.

Ia tidak bisa merinci besaran pajak reklame yang menunggak hingga kini. Sebab jumlah tenant yang menunggak cukup banyak.

Mereka memberi waktu kepada pihak tenant untuk segera membayarkan pajak reklame.

Pihaknya membuka pos pembayaran pajak reklame pada Rabu dan Kamis mendatang di sejumlah pusat perbelanjaan.

"Jadi pihak tenant yang menunggak pajak reklame bisa membayarnya Rabu dan Kamis," paparnya.

Baca: Satpol PP Kota Pekanbaru Gunakan Alat Berat Tertibkan Tiang Reklame Raksasa di Trotoar

Baca: Tidak Hanya Tiang Reklame, Petugas Bapenda Pekanbaru Juga Segel Videotron di Jalan Sudirman

Zulhemi Arifin mengatakan bahwa pihaknya tidak segan menyegel reklame yang masih menunggak. Tapi hal itu adalah tindakan terakhir bagi para penunggak pajak reklame. (*)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved