Kapal Wisata KM Lahila Kandas di Selat Padar, Ini Nama-Nama Wisatawan yang Berada di Kapal

Kapal tersebut kata dia berangkat dari Labuan Bajo beberapa hari sebelumnya tetapi hanya diizinkan untuk pergi ke Pulau Rinca.

POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.
Kapal wisata yang kandas dan hampir tenggelam, Minggu (23/12/2018) di Selat Padar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM -- Kapal Wisata KM Lahila yang ditumpangi oleh 7 orang wisatawan, kandas di Selat Padar perairan Labuan Bajo pada Hari Minggu (23/12/2018) pagi sekitar jam 7.15 Wita.

Kepala Syahbandar Labuan Bajo Iwan Sumantri, membenarkan itu saat dikonfirmasi POS--KUPANG.COM.

 "Kapal itu mengangkut 11 orang, terdiri dari 6 orang wisatawan domestik semuanya orang Indonesia, 1 orang tour guide dan 4 orang ABK," kata Iwan.

Kapal tersebut kata dia berangkat dari Labuan Bajo beberapa hari sebelumnya tetapi hanya diizinkan untuk pergi ke Pulau Rinca.

Dari 11 orang penumpang di dalam kapal wisata yang kandas dan terapung di Selat Padar Labuan Bajo, terdapat 6 orang wisatawan domestik semuanya dari Indonesia.

Baca: 10 Artis Korea yang Jadi Model Iklan Terfavorit 2018, Ada Favorit Kamu?

Baca: TIPS - Cara Bikin WhatsApp Tetap Centang Satu Meski Sudah Dibaca, Seolah-olah Sedang Offline

Ke-6 wisatawan domestik itu, yakni  Dr.Yudi Prayudi (masih dalam pencarian), Dr. Tyas Priyantini, Sekar Ayu Padmadhani, Pramathya Hadi Wicaksono, Erub dan Gergorius (masih dalam pencarian).

Kejadian itu terjadi pada hari ini, Minggu (23/12/2018) sekitar jam 7.15 Wita. Hingga siang hari, dua orang wisatawan sedang dicari oleh tim penyelamat.

Sedangkan 4 orang wisawatan sudah diselamatkan. Selain 4 wisatawan itu, 4 orang kru kapal dan 1 tour guide juga sudah diselamatkan.

Sehingga jumlah yang sudah diselamatkan 9 orang dari total 11 orang di dalam kapal.

Saat berita ini ditulis, upaya penanganan sedang dilakukan oleh tim gabungan.

Menurut Iwan, badan kapal masih terlihat dan sedang diusahakan agar tidak tenggelam.

Baca: Beredar Kabar Tsunami Susulan di Banten, Ini Klarifikasi BNPB

Sementara itu Kapolres Manggarai Barat (Mabar) AKBP Julisa Kusumowardono, SIK menyampaikan bahwa proses evakuasi masih berlangsung.

"Benar masih dievakuasi oleh Tim SAR. 

Masih ada yang dilakukan pencarian oleh tim gabungan," kata Julisa.

Tim dari Basarnas saat ini sedang bekerja untuk melakukan penanganan.(*)

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved