Pekanbaru

Merusak Keindahan Masjid Agung An Nur, Material Bangunan Bekas Stand Bazar MTQ Dibiarkan Berserakan

Pasca Perhelatan MTQ ke 37 tingkat Provinsi Riau yang resmi ditutup Selasa malam, halaman Masjid Agung An Nur terlihat berantakan.

Merusak Keindahan Masjid Agung An Nur, Material Bangunan Bekas Stand Bazar MTQ Dibiarkan Berserakan
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Pasca Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 37 tingkat Provinsi Riau yang resmi ditutup Selasa (18/12/2018) malam, halaman masjid agung annur terlihat berantakan. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasca Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 37 tingkat Provinsi Riau yang resmi ditutup Selasa (18/12/2018) malam, halaman Masjid Agung An Nur terlihat berantakan.

Pantuan Tribunpekanbaru.com, Sabtu (21/12/2018) kemarin, terlihat material bekas stand bazar milik pemerintah kabupaten dan kota yang ikut dalam kegiatan ini dibiarkan begitu saja.

Meski stand pemaran sudah dirobohkan, namun meterialnya masih berserakan di halaman masjid. Kondisi ini membuat jamaah yang masuk ke komplek masjid Agung An Nur ini pun merasa kurang nyaman.

Apalagi meterial ini dibiar berserakan. Jika dilihat sepintas, kondisi stand-stand bazar milik kabupaten dan kota ini seperti bangunan yang hancur akibat terkena angin puting beliung. Hancur berantakan dan berserakan dimana-mana.

Baca: Gubri Akan Lantik Ratusan Pejabat Fungsional, Dua di Antaranya Adalah Eselon II

Sejumlah pemulung pun tampak mencari barang-barang bekas yang masih bisa diambil untuk dijual. Mereka mengambil kawat, triplek, seng dan botol minuman yang berserakan di lokasi ini.

"Kok ditinggal begitu saja ya habis acara, ini pantia gimana sih. Padahal ini kan lokasinya di masjid, harusnya dijaga kebersihanya. Kalau seperti itukan merusak pemandangan dan keindahan masjid jadinya," kata Ahmad Mustofa, salah seorang jamaah Masjid Agung An Nur yang siang itu melihat langsung puing-puing bangunan yang berserakan.

Namun sejauh ini belum ada keterangan resmi dari panitia terkait siapa sebenarnya yang bertanggungjawab membersihkan dan mengangkut sisa-sisa material bekas stand bazar MTQ tersebut.

Saat Tribunpekanbaru.com menghubungi ketua harian MTQ ke 73 yang juga asisten 1, Ahmad Syah Haroffie, nomor telepon genggamnya dalam kondisi tidak aktif.

Baca: KPU Riau Sebut Logistik Tahun Ini Tuntas Kecuali Surat Suara

Tribunpekanbaru.com juga sempat menghubungi nomor telepon genggan Karo Kesra Sekdaprov Riau, Masrul Kasmy, juga tidak kunjung ada jawaban meski nomor teleponya dalam kondisi aktif.

Seperti diketahui, dalam perhelatan MTQ ke 37 setidak ada belasan stand yang berdiri di area komplek masjid agung an nur. Stand tersebut didesaian dengan beragam model lengkap dengan ornamen khas daerah masing-masing. Ada yang berbentuk masjid, rumah ada serta perkantoran.

Selain stand milik 12 kabupaten kota, di lokasi yang sama juga sebelumnya juga berdiri stand bazar milik Pemprov Riau. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved