Pekanbaru

Masyarakat Pekanbaru Akan Padati Kawasan Purna MTQ, Polisi Kaji Penerapan Car Free Night

Sudah jadi kebiasaan, jika pada malam pergantian tahun baru, masyarakat Kota Pekanbaru akan tumpah ruah di jalanan.

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
CAR FREE NIGHT Bakal Berlaku di Pekanbaru, Ini Jalan yang Bakal Ditutup, dan Car Free Night ini akan diberlakukan di kawasan Pasar Bawah hingga ke kantor walikota Pekanbaru. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sudah jadi kebiasaan, jika pada malam pergantian tahun baru, masyarakat Kota Pekanbaru akan tumpah ruah di jalanan.

Salah satunya yang disinyalir akan jadi titik kumpul masyarakat adalah Jalan Jenderal Sudirman, sekitaran kawasan Purna MTQ.

Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada menjelaskan, kepolisian bersama instansi terkait akan melaksanakan pengkajian terlebih dahulu soal penerapan Car Free Night.

"Akan kita kaji dulu, tidak bisa kita serta merta laksanakan, karena ini tinggal berapa hari lagi (jelang malam pergantian tahun)," paparnya saat diwawancarai usai meninjau Pos Pam di depan Purna MTQ, Senin (24/12/2018).

Baca: Ini Daftar Lagu BTS yang Cocok Didengarkan saat Hari Natal, Lengkap Lirik

Karena kata Wahyu, untuk melaksakan Car Free Night ini, akan butuh pengkajian mendalam.

"Akan kita lakukan rapat koordinasi dulu, kita lihat untung ruginya, manfaatnya. Kalau kemanfaatannya mungkin kurang, tahun-tahun lalu kita bisa atasi, kenapa harus kita lakukan (car free night). Tapi nanti tetap kita akan kaji," jelas Jenderal Bintang Satu yang juga penerima penghargaan Adhi Makayasa Akpol 1991 ini.

Saat dikonfirmasi apakah juga akan penerapan rekayasa lalu lintas pada malam pergantian tahun di Pekanbaru, hal ini kata Wahyu sifatnya kondisional.

"Tentunya pasti ada (rekayasa lalu lintas) ketika dibutuhkan, kita siapkan jika dibutuhkan," terangnya.

Baca: Jenazah Aa Jimmy dan Istrinya Hati Nurillah Dimakamkan Berdampingan

Karena dibeberkan Wahyu, jika kondisi padat arus lalu lintas, tanpa rekayasa maka akan terjadi penumpukan.

"Kalau dengan rekayasa Insya Allah akan membantu kelancaran masyarakat," ucapnya. (*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved