Breaking News:

Natal 2018

Perayaan Natal Dua Kali dalam Setahun di Negara Ini

Namun, bagaimana jika Natal dirayakan lebih dari sekali sepanjang tahun?

Editor: Ariestia
Kompas.com
Pohon Natal yang diletakkan di ruang tamu harus berada di tempat yang tidak menghalangi jalan orang 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Di negara-negara berbagai belahan dunia, Natal hanya datang setahun sekali, seperti halnya ulang tahun.

Namun, bagaimana jika Natal dirayakan lebih dari sekali sepanjang tahun?

Baca: Ramalan Zodiak Selasa 25 Desember 2018, Cancer Jangan Abaikan Pasangan!

Beberapa negara memperingati kelahiran Yesus Kristus ini sebanyak dua kali karena sinkronisasi kalender.

Melansir Daily Express, Senin (24/12/2018), Natal merupakan hari libur di Eropa, yang kemudian negara-negara di benua itu menyebarkan pengaruh mereka di seluruh dunia.

Budaya yang dapat terlihat dalam Natal lebih banyak didominasi oleh pengaruh Amerika Serikat dan Inggris.

Namun, di salah satu bagian di Eropa yaitu sekitar Rusia dan negara-negara Baltik justru perayakan Natal sebanyak dua kali dalam setahun.

Negara lain seperti Belarus, Eritrea, Libanon, Moldova, dan Ukraina juga termasuk di antaranya.

Hari Natal resmi di Ukraina diperingati setiap 7 Januari, yang dikenal sebagai Natal Ortodoks.

Ini semua berawal ketika pada 1562, Paus Gregorius XIII mengubah kalender Yulian yang telah lama digunakan menjadi kalender Gregorian seperti yang sekarang banyak digunakan.

Baca: Bukti Hiu Sudah Ganas Sejak dalam Kandungan Induknya, Saudara Pun Dimangsa

Kalender itu 13 hari lebih cepat dari penanggalan Julian sebelumnya, dan beberapa negara yang memilih tidak mengadopsinya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved