Breaking News:

Berita Riau

MIGAS Menipis, Harga TBS Sawit Turun, Tepat Jika Riau Beralih dan Fokus ke Sektor Wisata

Minyak bumi dan gas (Migas) menipis, harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit turun, tepat jika Riau beralih dan fokus ke sektor wisata

Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Tertarik dengan Sejarah Kerajaan Siak, Warga Sumbar Ramai Datang ke Istana Siak. MIGAS Menipis, Harga TBS Sawit Turun, Tepat Jika Riau Beralih dan Fokus ke Sektor Wisata 

Migas Menipis, Harga TBS Sawit Turun, Tepat Jika Riau Beralih dan Fokus ke Sektor Wisata

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Minyak bumi dan gas (Migas) menipis, harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit turun, tepat jika Riau beralih dan fokus ke sektor wisata.

Sejak tahun 2017 hingga tahun 2018, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai fokus menggarap sektor pariwisata, dengan memperbaiki infrastruktur, pembenahan lokasi wisata, memperkuat wisata budaya, dan juga dengan membuat inovasi pariwisata.

Baca: Camat Ujung Batu Arie Gunadi Ajak Masyarakat Budayakan Toga

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Suka Kopi, Obat Stres hingga Minuman Saat Nongkrong Bareng Teman

Jumlah uang yang beredar di masyarakat pada tahun 2018 di sektor pariwisata pun diperkirakan meningkat lebih banyak dibandingkan tahun 2017.

Kepala Dinas Pariwsiata Provinsi Riau, Fahmizal kepada Tribunpekanbaru.com belum lama ini mengatakan, jika pada tahun 2017 uang yang beredar di masyarakat atau devisa pada sektor pariwisata berjumlah Rp 4,7 triliun, maka pada tahun 2018 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yang salah satunya diasumsi dan ditandai semakin ramainya pengunjung yang datang ke Riau.

Perputaran uang di masyarakat tersebut dihitung dari pembayaran transportasi, belanja, pembayaran hotel, dan lainnya.

Pengamat Ekonomi sekaligus Dosen Pemasaran di Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning (Unilak), Afred Suci SE MSi kepada Tribunpekanbaru.com pada Rabu (26/12/2018) menuturkan, sangat tepat sekali jika Pemprov Riau mulai berorientasi kepada pembangunan dan alternatif sumber pendapatan daerah dari sektor pariwisata.

Provinsi Riau sudah memiliki atraksi atau daya tarik wisata yang tak kalah dari daerah lain.

Amenitas pendukung wisata pun relatif sudah lebih baik, meskipun pengelolaannya masih cenderung tradisional, parsial dan belum terintegrasi dalam sebuah manajemen ekosistem pariwisata yang professional.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Bidan Muda, Merawat Tubuh Hingga Hadapi Rayuan Pasien

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Hidup di Zaman Modern, Jadi Entrepreneur dan Mengajar Mengaji

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved