Bengkalis

Warga Bengkalis Keluhkan Pencetakan E-KTP Lambat, Disdukcapil Akui Terkendala Jumlah Blanko

Masih ada warga yang mengeluhkan pencetakan KTP Elektronik yang memakan waktu berbulan bulan.

Warga Bengkalis Keluhkan Pencetakan E-KTP Lambat, Disdukcapil Akui Terkendala Jumlah Blanko
TribunPekanbaru/Dody Vladimir
FOTO ILUSTRASI - Petugas UPTD DIsdukcapil Marpoyan Damai, Pekanbaru sedang melayani perekaman e-KTP terhadap warga, Selasa (12/12). 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Meskipun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bengkalis sudah melakukan pembenahan di segi pelayanan, masih saja masyarakat Bengkalis keluhkan lambannya pencetakan KTP Elektronik.

Pasalnya masih ada warga yang mengeluhkan pencetakan KTP Elektronik yang memakan waktu berbulan bulan.

Seperti diungkap Putri warga kecamatan Bantan, dirinya sudah berbulan bulan hanya mengatongi surat keterangan (Suket) saja untuk mengurus keperluan administrasi.

Putri juga menilai, pelayanan publik untuk cetak KTP Elektronik mulai dari membuat yang baru hingga perubahan data masih terkesan lamban.

Baca: BULE Ganteng Asal Australia Ini Suka Mandi di Sungai Mempura Siak, Ini Pengakuannya

Baca: Jarak Tempuh Rumah Masyarakat ke Samsat Capai 61 Kilometer di Rohil

Padahal seharusnya tidak ada kendala karena ini memang kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, alasan Disdukcapil untuk lambatnya pencetakan KTP Elektronik ini terkesan itu itu saja. Yakni masalah blanko KTP Elektronik yang selalu kurang.

"Blanko itu sudah jelas peruntukannya, sepatutnya stoknya harus berlebih bukan malahan kurang. Dan ini bukan untuk pertama kali, sudah bertahun tahun sering kita dengar. Seharusnya ada solusi dan ada jalan keluar dari pemerintah," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bengkalis Renaldi mengakui, penyerahan KTP Elektronik bagi penduduk di daerah ini masih terkendala oleh tersedianya blanko yang disiapkan oleh pemerintah pusat atau Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hingga akhir tahun 2018 ini, jumlah blanko yang bisa disediakan untuk proses penyetakan KTP Elektronik hanya 2.000 lembar sedangkan jumlah data yang menunggu untuk dicetak atau print ready record (PRR) sudah mencapai puluhan ribu penduduk.

Baca: Live Trafic Lalu Lintas Malam Tahun Baru di Pekanbaru, Pantau Kepadatan dan Kemacetan Disini

Memang diakui ketersediaan blanko dengan PRR untuk dicetak masih banyak kekurangannya sampai saat ini.

Berdasarkan dari data terakhir 21 Desember 2018, jumlah PRR yang masih belum dicetak Disdukcapil sebanyak 16.749 lembar, sedangkan sisa blanko KTP El tersisa hanya 2.009 keping.

"Kita juga berharap dengan tingginya PRR, pemerintah pusat biasa mengimbangi dengan jumlah blanko yang menyukupi untuk Bengkalis. Sehingga warga yang sudah melakukan perekaman dengan segera dicetakkan KTP Elektornik ini," harapnya.(*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved