Berita Riau

BRG Restorasi 19.835 Ha Lahan Gambut di Riau, Basahi Gambut dengan Bangun Sekat Kanal dan Sumur Bor

Realisasi restorasi gambut pada 2018 juga cukup tinggi, mencapai 71 persen dari total areal yang direncanakan pada tahun itu seluas 109.500.

BRG Restorasi 19.835 Ha Lahan Gambut di Riau, Basahi Gambut dengan Bangun Sekat Kanal dan Sumur Bor
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Tim gabungan berjibaku lakukan upaya pemadaman lahan gambut yang terbakar di Jalan Budi Arief, Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Selasa (14/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Deputi III Badan Restorasi Gambut (BRG), Myrna A Safitri mengatakan tetap akan menjalankan program restorasi gambut di Riau.

Pada tahun 2019 ini, BRG menargetkan akan merestorasi areal gambut seluas 19.835 hektare.

"Upaya BRG tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya, pembasahan gambut dengan cara membangun sekat kanal dan sumur bor," ujar Myrna, Jumat (4/1/2019).

Selain itu, BRG juga masih menjalankan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat gambut dan juga program desa peduli gambut.

Myrna menjelaskan, realisasi restorasi gambut pada 2018 juga cukup tinggi, mencapai 71 persen dari total areal yang direncanakan pada tahun itu seluas 109.500.

"Memang ada sedikit kendala yang menjadi penyebab tidak mencapai 100 persen pada tahun 2018 lalu. Kendalanya lantaran 87 persen dari areal restorasi masuk dalam konsesi HTI," ujarnya.

Baca: BRG Ungkap Inilah Penyebab Lahan Gambut Riau Rawan Terbakar, Ada Kaitannya dengan Kanal

Baca: 3 Pasal yang Bisa Menjerat Pembakar Lahan, Ancamannya Penjara Hingga Denda Rp 10 Miliar

Untuk melakukan restorasi di areal konsesi tersebut, BRG harus merujuk pedoman pelaksanaan dari KLHK.

"Namun saat ini telah dipersiapkan oleh KLHK," ujarnya.

Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Fuad menjelaskan, masih rawannya lahan gambut di Riau terbakar lantaran keadaan hidrologis gambut yang sudah lama kering.

Halaman
12
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved