BRG Ungkap Inilah Penyebab Lahan Gambut Riau Rawan Terbakar, Ada Kaitannya dengan Kanal

Amerika saja membutuhkan waktu hingga puluhan tahun. Apalagi mayoritas lahan gambut di Riau banyak dikanalisasi. Kanalnya juga cukup lebar

BRG Ungkap Inilah Penyebab Lahan Gambut Riau Rawan Terbakar, Ada Kaitannya dengan Kanal
ist
Terbakarnya lahan dan hutan (Karlahut) di Dumai yang merupakan lahan gambut menjadi perhatian Badan Restorasi Gambut (BRG) RI. Sebagai bentuk perhatiannya, Kamis (19/7/2018) BRG RI langsung turun ke Kota Dumai. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Fuad menjelaskan, masih rawannya lahan gambut di Riau terbakar lantaran keadaan hidrologis gambut yang sudah lama kering.

Keringnya lahan gambut di Riau disebabkan oleh kanal besar yang sengaja dibangun untuk mengeringkan lahan gambut.

"Meskipun sudah kita sekat, namun butuh waktu yang cukup lama untuk memulihkannya," ujar Nazir Fuad, Jumat (4/1/2019).

Bahkan kata Nazir, pemulihan tersebut bisa memakan waktu hingga puluhan tahun.

Hal itu tidak hanya di Indonesia saja, di negara maju yang sudah menggunakan teknologi seperti Amerika juga membutuhkan waktu yang sangat lama.

Baca: BREAKING NEWS: 2 Warga Pingsan, Api Kebakaran Lahan Perbatasan Rohil Mulai Merambat ke Dumai

Baca: Status Siaga Darurat Karhutla di Riau Dicabut Berganti Siaga Darurat Banjir dan Longsor 

"Amerika saja membutuhkan waktu hingga puluhan tahun. Apalagi mayoritas lahan gambut di Riau banyak dikanalisasi. Kanalnya juga cukup lebar," ujarnya.

Kendati masih ada kasus kebakaran lahan gambut yang terjadi di tahun 2018 ini, namun Nazir mengaku masih bersyukur.

Sebab, di kawasan desa binaan dan mitra BRG, potensi kebakaran lahan gambut bisa ditekan hingga 90 persen.

"Kendati ada hotspot, potensi kebakarannya tidak terlalu tinggi," ujarnya.(*)

Baca: 3 Pasal yang Bisa Menjerat Pembakar Lahan, Ancamannya Penjara Hingga Denda Rp 10 Miliar

Baca: 10 Hektar Lahan di Perbatasan Dumai-Rokan Hilir Terbakar

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved