Rokan Hilir

65 Hektare Lahan di Riau Terbakar Sepekan Terakhir, Terluas di Rohil hingga 40 Ha

Selain di dua kabupaten tersebut, kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Riau juga terjadi di Bengkalis dan Dumai.

65 Hektare Lahan di Riau Terbakar Sepekan Terakhir, Terluas di Rohil hingga 40 Ha
istimewa
Karhutla Riau, Api Tiba-tiba Muncul di Semak Belukar di Bengkalis Jumat Dini Hari, 1 Ha Lahan Hangus. Kondisi Lahan Semak Belukar di Bathin Solapan yang terbakar, Jumat (4/1/2019) dini hari tadi dapat di padamkan petugas. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terhitung sejak tanggal 2 Januari 2019 hingga Senin (7/1/2019) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat luas lahan yang terbakar di Riau mencapai 65,5 hektare.

Lahan paling luas yang terbakar terjadi di Kabupaten Rokan Hilir yang mencapai 40 hektare.

Kemudian di Kampar 14 hektare.

Selain di dua kabupaten tersebut, kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Riau juga terjadi di Bengkalis dan Dumai.

Masing-masing adalah 10 hektare di Bengkalis dan 1,5 hektare di Dumai.

"Lahan yang terbakar di wilayah dumai bertambah dari 1 hektare menjadi 1,5 hektare. Lokasinya berada di Jalan Sunan Kalijaga RT 16 kelurahan Purnamaa Kecamatan Dumai Barat," kata Kepala BPBD Riau, Edward Sanger, Senin (7/1/2019).

Edwar mengungkapkan, petugas gabungan terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah wilayah yang terjadi Karlahut.

Sejauh ini untuk kebakaran di Rohil sudah padam.

Baca: Termasuk Daerah Rawan, Sejak Awal Tahun BPBD Bengkalis Siaga Antisipasi Karhutla 

Baca: Masuk Musim Kemarau Inhil Siaga Karhutla, BPBD Imbau Masyarakat Melapor Agar Karhutla Tidak Meluas

Baca: Karhutla Riau, Api Tiba-tiba Muncul di Semak Belukar di Bengkalis Jumat Dini Hari, 1 Ha Lahan Hangus

"Sedangkan Karlahut yang terjadi di Dumai dan Kampar sekarang dalam proses pendinginan," imbuhnya.

Petugas gabungan yang melibatkan BPBD Kabuaten dan Kota, TNI, Polri, dan manggala Agni terus melakukan penanganan secara terpadu untuk mencegah agar tidak terjadinya Karlahut yang semakin meluas.

"Diimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang memiliki lahan dan juga perusahaan agar tidak membakar lahan. Karena sudah jelas sanksinya sangat tegas, bisa dipenjara. Selain itu, tentunya akibat karhutla ini akan berdampak kepada masyarakat di Riau maupun daerah tetangga," kata dia. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved