CPNS 2018

Peserta Lulus CPNS 2018 di Meranti Harus Ikut Tes Kejiwaan, Kantongi Surat Keterangan dari Dokter

Selain melakukan tes kesehatan, seluruh peserta yang lulus CPNS di Kepulauan Meranti juga harus melakukan tes kejiwaan.

Tribun Pekanbaru/Dian Maja Palti Siahaan
Waktu Pemberkasan hanya Tiga Hari, Ini Rincian CPNS 2018 di Pemkab Pelalawan yang Lulus 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Teddy Tarigan

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Selain melakukan tes kesehatan, seluruh peserta yang lulus CPNS di Kepulauan Meranti juga harus melakukan tes kejiwaan.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti Bakharudin Selasa (15/1/2019) mengatakan bahwa tes kejiwaan ini sebagai syarat wajib untuk mendapatkan NIP bagi peserta yang lulus.

"Semua peserta yang lulus juga harus melakukan tes kejiwaan dan mendapatkan keterangan dari dokter atau rumah sakit yang memeriksa," ungkapnya.

Walaupun demikian dikatakan Bakharudin ketersediaan fasilitas tes kejiwaan belum ada di Kepulauan Meranti.

Sehingga para peserta harus melakukan tes ke daerah lain.

"RSUD kita tak punya tidak punya dokter spesialis untuk itu, adek-adek CPNS di luar daerah seperti di RSJ Tampan di Pekanbaru, bisa juga di RS Bhayangkara Polda, ada juga di tanjung balai Karimun," ungkapnya.

Baca: Waktu Pemberkasan hanya Tiga Hari, Ini Rincian CPNS 2018 di Pemkab Pelalawan yang Lulus

Baca: Hari Pertama Pemberkasan CPNS Rohul Khusus untuk Formasi Guru Kelas

Baca: Jumlah Kursi Terbatas, Peserta Pemberkasan CPNS Pelalawan Pilih Duduk di Lantai

Dirinya mengakui bahwa informasi persyaratan ini juga baru diterima pihaknya.

"Agak terlambat juga informasinya kita terima, tapi para peserta harus melampirkan keterangan sehat kejiwaannya," ujarnya.

Bakharudin mengatakan batas akhir mengumpulkan berkas dan persyaratan adalah tanggal 18 Januari 2019.

Namun mengingat ada persyaratan untuk tes kejiwaan, pihaknya berkemungkinan untuk memberikan tambahan waktu untuk melampirkan hasil tes kejiwaan.

"Yang pasti berkas dan tes kesehatannya sudah bisa dilengkapi, kalau ada alasan yang mendesak kita bisa kasi toleransi karena ada persyaratan tes kejiwaan ini," ungkapnya.

Sementara itu dikatakan Bakharudin belum ada peserta yang gagal dalam mengikuti tes kesehatan hingga saat ini.

"Belum ada yang terindikasi narkoba hingga saat ini," ujarnya

Baca: 7 Fakta Terbaru Andini Gadis 14 Tahun Rawat 2 Adiknya yang Masih Balita Seorang Diri

Baca: Taufik Arrahman: Pernyataan Ketum GP Ansor Bisa Hancurkan Ekonomi Riau

Baca: Segera Masuk Ke Indonesia, Ini Dia Beda Redmi Note 7 Dengan Pendahulunya Xiaomi Redmi Note 6 Pro

Sementara itu direktur RSUD Dr. Ria Sari mengatakan untuk tes kesehatan berjalan sesuai dengan jadwal.

"Data sementara, mereka semuanya ikut tes di RSUD," Ungkapnya.

Dirinya juga mendapatkan informasi tes kejiwaan, namun karena di RSUD belum tersedia, maka pihaknya akan siap melaksanakan agar tes kesehatan bisa selesai dilakukan.

Mengingat tes kesehatan memang ditargetkan selesai Selasa (15/1/2019).

"Kita dapat informasi ada test kejiwaan, jadi untuk yang test ini kita usahakan secepatnya," ujarnya.

Seperti diketahui ada 216 peserta yang lulus tes CPNS di Kepulauan Meranti.

Mereka harus melengkapi berkas mulai dan melakukan tes kesehatan, dimana untuk pemberkasan dilakukan hingga tanggal 18 Januari 2019 dan tes kesehatan dilakukan dijadwalkan higgga 15 Januari 2019.(*)

Penulis:
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved