Pekanbaru

Amankan Alat Kontrasepsi, 2 Anggota OPSI Riau Diperiksa, Ini Penjelasan Polisi

Aparat kepolisian memeriksa 2 orang anggota Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Riau.

Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
FPI Temukan KONDOM di Rumah yang Diduga Sekretariat Perkumpulan LGBT di Pekanbaru 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Aparat kepolisian memeriksa 2 orang anggota Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Riau.

Pemeriksaan ini dilakukan pasca puluhan warga, mendatangi rumah yang menjadi sekretariat organisasi yang dituding warga sarat akan LGBT itu, Selasa (15/1/2019).

Rumah tersebut berada di Jalan Uka, RT 2 RW 3 Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Dua orang yang tinggal di rumah itu, Rully dan Adi, dibawa polisi ke kantor Polsek Tampan.

Kapolsek Tampan, Kompol Kariamsah Ritonga, Rabu (16/1/2019) mengatakan, kedua orang tersebut hanya dimintai keterangan.

Polisi sejauh ini belum menemukan adanya bukti dari perbuatan melawan hukum yang dilakukan.

"Kita cek memang ada izinnya organisasi tersebut. Sementara belum ada kita temukan perbuatan yang menyangkut ranah hukum. Kita amankan dua orang itu demi menghindari keributan, atau hal-hal lain yang tak diinginkan," paparnya.

Baca: Ada Pria, Wanita dan juga Waria, Satpol PP Pekanbaru Sarankan Aktivitas OPSI Riau Dihentikan

Baca: Pengurus OPSI Riau Membantah Tidak Ada Praktik LGBT di Sekretariatnya

Baca: Pelajar SMA Dan Rekannya Diringkus Warga, Hasil 6 Kali Menjambret Dipakai Main Game Online di Warnet

Selain dua orang itu, polisi juga memintai keterangan pihak lainnya, seperti Ketua RT, RW, dan beberapa warga.

Saat ditanyai soal temuan alat kontrasepsi di rumah itu, kedua orang tersebut mengaku itu untuk kegiatan sosialisasi dan penyuluhan.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved