Dapat Anggaran Hibah Rp 20 M Di 2019, Pengurus KONI Riau Berharap Cair Februari Dengan Alasan Ini

Kita berharap cair Februari nanti. Sehingga nanti persiapan sejumlah agenda, bisa terlaksana sesuai program.

Dapat Anggaran Hibah Rp 20 M Di 2019, Pengurus KONI Riau Berharap Cair Februari Dengan Alasan Ini
Tribun Pekanbaru/Rino Syahril
Hadapi kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 atau sering disebut Pra PON 2019, Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Riau masih andalkan beberapa muka lama dan atlet hasil pantauan di Kabupaten/Kota. 

Laporan Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.com-PEKANBARU- Pemprov Riau sudah menetapkan anggaran hibah untuk KONI Riau tahun 2019 ini sebesar Rp 20 miliar. Nilai ini turun Rp 5 Miliar dari jumlah dana hibah tahun 2018 lalu, yakni Rp 25 miliar.

Turunnya bantuan hibah tersebut disebabkan faktor rasionalisasi anggaran.

Meski hanya Rp 20 miliar, hingga pekan ketiga Januari 2019 ini, anggaran tersebut belum cair.

Padahal, KONI Riau sangat berharap dana hibah itu segera cair, karena untuk persiapan atlet yang akan dikirim ke Porwil, Pra-PON, Kejurnas serta agenda try out lainnya.

Baca: KONI Riau Janji Tak Akan Intervensi Pemilihan Tuan Rumah Porprov 2021

Baca: KONI Temui Pemprov Riau, Ini Agenda yang Akan Disampaikan

"Kita berharap cair Februari nanti. Sehingga nanti persiapan sejumlah agenda, bisa terlaksana sesuai program. Apalagi tahun ini sejumlah kejuaraan lebih awal digelar. Harapan kita seperti itu," kata Ketua KONI Riau Emrizal Pakis, Jumat (18/1/2019) kepada Tribun.

Dijelaskan, program pembinaan atlet, pelatih dan cabor yang dilakukan KONI Riau tahun 2019 ini cukup berat. Ini mengingat minimnya anggaran yang ditetapkan pemerintah.

Di sisi lain, kejuaraan-kejuaraan penting tahun ini, wajib diikuti Tim Riau, jika ingin tampil di PON Papua 2020 mendatang.

Semua peserta PON, wajib mengikuti ajang kualifikasi melalui Pra-PON serta Porwil, untuk mendapatkan tiket ke PON.

"Kalau bicara angka, tentu sangat jauh dari harapan kita. Kita usulkan Rp 30-an miliar, yang disetujui Rp 20 miliar. Padahal di angka Rp 30-an miliar tersebut, sudah terprogram semua kegiatan Pra-PON, Porwil dan try out," katanya.

Baca: KONI Riau hanya Bayarkan Uang Pembinaan Atlet Berprestasi sampai Agustus 2019

Baca: TUAN RUMAH Porprov ke-X Riau 2019, KONI Riau akan Putuskan dalam Musorprovlub

Baca: PON 2020 Papua, KONI Prediksi Riau Bisa Raih Lebih 20 Emas dari Cabor Ini

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved