Ketua Umum OPSI Riau Tak Banyak Bicara Usai Bertemu Forkominda
Saya mungkin tidak bisa bicara banyak. Nanti kuasa hukum yang menyampaikan keterangan lebih lanjut
Penulis: Fernando | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang
TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Ketua Umum Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Riau, Ruli Ramadhan tidak berkomentar banyak usai menghadiri pertemuan dengan unsur forkominda, Jum'at (18/1/2019) di Kantor Kesbangpolinmas Kota Pekanbaru.
Ia hadir bersama sejumlah pengurus OPSI Riau.
Kedatangannya kali ini dalam agenda klarifikasi di depan unsur Forum Komunikasi Intelijen Daerah (Forkominda) Pekanbaru.
Pascapenggerebekan Sekretariat OPSI Riau Selasa kemarin.
Ada dugaan terdapat aktivitas LGBT di sana.
Baca: Amankan Alat Kontrasepsi, 2 Anggota OPSI Riau Diperiksa, Ini Penjelasan Polisi
Baca: Ada Pria, Wanita dan juga Waria, Satpol PP Pekanbaru Sarankan Aktivitas OPSI Riau Dihentikan
Baca: Ada Simbol LGBT & Kerap Ramai di Malam Hari, Rumah di Pekanbaru Ini Digeruduk
"Saya mungkin tidak bisa bicara banyak. Nanti kuasa hukum yang menyampaikan keterangan lebih lanjut," paparnya usai pertemuan, Jum'at siang.
Walau demikian, Ruli mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam pertemuan itu.
Begitu juga pihak Kepolisian Pekanbaru dan Satpol PP Pekanbaru.
Sebab mereka sudah melakukan klarifikasi pascapenggerebekan.
Sementara itu, LBH Pekanbaru, Noval Setiawan menyebut bahwa OPSI Riau memiliki legalitas sebagai organisasi.
Izinnya legal dan sah secara hukim.
Mereka pun berulang kali menyampaikan klarifikasi terkait kegiatannya.
Baca: Rating Drama Korea Encounter, Sinopsis Drakor Romantis yang Diperankan Park Bo Gum dan Song Hye Kyo
Baca: SINOPSIS DRAKOR ENCOUNTER Episode 8. Tayang Hari Ini di Trans TV. Karir Kim Jin Hyuk Terancam Tamat
Baca: Drama Korea (Drakor) Terbaru Tayang 9 Januari 2019: Berikut Sinopsis & Daftar Pemerannya
"Jawabannya sama, OPSI Riau adalah sebagai lembaga yang bergerak dalam peyuluhan kesehatan dan ikut menanggulangi penyebaran HIV/AIDS," paparnya terpisah.
Noval menilai tuduhan aktivitas LGBT di sekretariat OPSI Riau tidak mendasar.
Ia mempersilahkan pihak terkait membuktikan adanya aktivitas tersebut.
Namun sampai saat ini tuduhan itu tidak terbukti.
"Kami bakal dampingi OPSI Riau. Walau saat ini aktivitas OPSI Riau vakum sementara," ulasnya.
Kepala Kesbangpolinmas Kota Pekanbaru, Muhammad Yusuf mengatakan bahwa OPSI Riau memiliki legalitas dan rekomendasi dari sejumlah instansi.
Baca: Transfer Pemain Liga 1: Pamit dari Sriwijaya FC, Alberto Goncalves Akan ke Madura United
Baca: Debat Pertama Pilres 2019, AHY Kritik Jokowi: Tidak Relevan Jika Tanya Tentang Partai
Mereka pun memiliki SK dari Kemenkumham RI.
Bahkan sudah melaporkan keberadaannya di Kesbangpol Pekanbaru.
Yusuf menilai program OPSI Riau cukup bagus yakni membantu upaya pencegahan HIV/AIDS.
Tapi sayang ada kegiatan yang dipandang negatif masyarakat.
Terutama aktivitas pada malam hari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/fpi-temukan-kondom-di-rumah-yang-diduga-sekretariat-perkumpulan-lgbt-di-pekanbaru.jpg)