Pelalawan

Korban Sempat Kejang-kejang Saat Lihat Orang Mancing, Seorang Warga Tenggelam di Sungai Pamai

Hingga kini pria yang tinggal di RT 02 RW 06 Dusun IV Bukit Tapui Indah belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan.

Korban Sempat Kejang-kejang Saat Lihat Orang Mancing, Seorang Warga Tenggelam di Sungai Pamai
Tribunpekanbaru/DianMajaPalti
Pencarian korban tenggelam di Sungai Pamai, Pelalawan terus dilakukan. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Seorang warga Desa Kesuma bernama Thomson Situmorang tenggelam di Sungai Pamai yang ada Dusun IV Bukit Tapui Indah Desa Kesuma Pelalawan. Hingga berita ini dinaikkan, upaya pencarian korban masih dilakukan.

"Kita sedang lakukan pencarian. Tim Basarnas dari Pekanbaru juga sudah turun membantu, " kata kepala Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Hadi Penandio, Jumat (18/1/2019).

Kejadian tenggelamnya pria berusia 29 tahun tersebut terjadi, Kamis sore (17/1/2019).

Hingga kini pria yang tinggal di RT 02 RW 06 Dusun IV Bukit Tapui Indah belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan.

Baca: Tidak Ikut Pemberkasan, Satu Peserta CPNS yang Lulus di Pemkab Pelalawan Gugur

Baca: BUMD Pemkab Pelalawan PD Tuah Sekata Bantah Tidak Setor Biaya Listrik ke PT RAPP

Saat itu, sang korban datang padanya sore hari dan duduk dipinggiran sungai Pamai. Korban melihat warga lain yang sedang mancing di sungai tersebut

Menurut keterangan seorang saksi, Apriyono, 30 tahun, melihat korban datang dan sampai di tepian Sungai Pamai dan tiba - tiba korban kejang - kejang dan langsung terjatuh kedalam sungai. Saat itu, saksi sedang memancing.

Saat itu, upaya pertolongan sudah dilakukan warga lainnya. Namun sayang, karena arus sungai deras, sehingga korban tidak tertolong.

"Dari keterangan Keluarga korban, korban memang benar memiliki sakit ayan (Epilepsi ) dan korban sudah sering diingatkan agar tidak main ke sungai sendirian," kata Hadi.

Dikatakan Hadi, sungai tersebut memiliki kedalaman bervariasi. Ada titik dimana cukup dalam. Selain itu, kayu - kayu banyak di dasar sungai.

Baca: Sekolah Bakal Pinjam Komputer untuk UN SD dan SMP di Pelalawan, Dijadwalkan 22-25 Maret 2019

"Mungkin saja korban tersangkut di kayu - kayu yang ada di dasar sungai. Pencarian terus dilakukan," ucapnya.

Basarnas Riau sendiri mengakui sudah menurunkan tim ke lokasi tenggelamnya warga tersebut. Humas Basarnas Riau Kukuh Widodo mengatakan pihaknya sudah mengirimkan satu tim ke lokasi.

"Kita berkoordinasi dengan BPBD dan Polres Pelalawan," kata Kukuh Widodo, Jumat (18/1/2019).(*)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved