Breaking News:

Berita Riau

Soal Blok Minyak Belum Tergarap, DPRD: Jangan Lagi Mau Dibodohi

DPRD menilai perlu ada langkah yang diambil oleh Pemprov dari sekarang untuk menjawab persoalan belum tergarapnya 11 blok minyak.

Penulis: Alex
Editor: Hendra Efivanias
Pertamina
Stasiun penampung minyak PT Pertamina EP Field Lirik. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Alex Sander

TRIBUNPEKANBARU.COM,  PEKANBARU-DPRD Provinsi Riau menilai perlu ada langkah yang diambil oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) dari sekarang untuk menjawab persoalan belum tergarapnya 11 blok minyak di Riau. Di antaranya adalah dengan mempersiapkan badan usaha milik daerah (BUMD).

“Walau pihak pengembang menyatakan belum ada potensi Migas, namun dari pihak pemerintah daerah tidak ada yang tahu kepastiannya,” kata Ketua Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin, Sabtu (19/1/2019).

Hal ini disampaikan Husni menanggapi pernyataan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, Indra Agus Lukman, yang mencatat ada 11 blok minyak bumi di Riau yang terdeteksi dilakukan eksploitasi. Salah satunya adalah blok Migas yang berada di Muara Fajar, Rumbai Pekanbaru.

Selain blok Muara Fajar, yang saat ini masih dalam tahapan eksplorasi terdapat di beberapa daerah di Riau, di antaranya blok Migas di perbatasan Kuansing-Kampar, Kampar dan Pelalawan. Namun, kegiatan eksplorasi Migas pada 11 blok di Riau hingga saat ini belum ada indikasi potensi penggarapan untuk mengangkat minyak keluar permukaan.

Karena itu, tambah Husni, langkah yang terbaik dilakukan adalah mempersiapkan BUMD bidang Migas, seperti yang direncanakan awal.

"Kita sudah cukup selama ini diakali, jangan lagi kita mau dibodoh-bodohi. Kita harus punya BUMD sendiri, jangan kita membatasi diri sendiri dan menganggap kita tidak mampu. Kalau terus begini, kapan mau dimulai kita maju sendiri dengan kaki kita sendiri," kata Thamrin kepada Tribun.

Diakui Thamrin, untuk membuat BUMD bidang Migas yang profesional bukan pekerjaan yang semudah membalikkan telapak tangan.

"Memang bukan pekerjaan yang mudah dan semudah membalikkan telapak tangan. Tapi kalau tidak dimulai dari sekarang, mau kapan lagi kita mulai," ujarnya.

Selain itu, putra daerah Riau yang memiliki kapasitas bidang Migas saat ini cukup banyak yang bekerja di luar negeri dan di provinsi lainnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved