Kecelakaan di Jalur Gentong, Tasikmalaya: Satu Keluarga Tewas Akibat Truk Tronton

Andrianto menambahkan, jalur Gentong terdapat tiga titik yang paling rawan kecelakaan yaitu tanjakan Stroberi, Puspa dan Gentong Atas.

Kecelakaan di Jalur Gentong, Tasikmalaya: Satu Keluarga Tewas Akibat Truk Tronton
(KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHA)
Petugas Kepolisian dan TNI dibantu warga sekitar sedang mengevakuasi satu keluarga tewas dalam mobil Agiya yang terjepit dalam kecelakaan maut di Tanjakan Gentong, Tasikmalaya, Sabtu (19/1/2019) dini hari tadi. 

Truk tronton bermuatan pasir pun menabrak dua mobil lainnya yang berada di belakangnya karena mundur tak kuat menaiki tanjakan.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, menyebut kendaraan berat yang berpotensi menyebabkan kecelakaan adalah truk kelebihan tonase bermuatan pasir di jalur Tasikmalaya-Bandung via Gentong.

Truk itu mengangkut pasir dari sekian banyaknya galian C di Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari, Kota Tasikmalaya, untuk dikirim ke kota-kota besar.

"Saya mengimbau kepada para pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintasi jalur Gentong yang banyak kendaraan berat bermuatan pasir kelebihan tonase. Jangan terlalu rapat karena rawan kecelakaan," jelas Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Andrianto, Minggu (20/1/2019).

Andrianto menambahkan, jalur Gentong terdapat tiga titik yang paling rawan kecelakaan yaitu tanjakan Stroberi, Puspa dan Gentong Atas.

Truk yang kelebihan tonase biasanya terhambat di beberapa tanjakan tersebut.

"Truk yang kelebihan tonase didominasi oleh truk bermuatan pasir. Jadi, jika ada kendaraan berat diharapkan kepada para pengguna jalan lainnya untuk ekstra hati-hati," tambah dia.

Baca: UPDATE! Tidak 100 Persen Gratis, Ini Rincian yang Harus Dibayar Peserta BPJS Kesehatan

Baca: Putri Bank Bjb Pakuan Lolos Dan Putra Aneka Gas Industri Buka Peluang Lolos Final Four Proliga 2019

Baca: VIDEO: Live Final Malaysia Masters 2019, Marcus/Kevin dan Polii/Apriyani Main Pukul 11.00 WIB

Polisi, lanjut Andrianto, akan lebih sering untuk menggelar operasi penertiban truk yang kelebihan muatan tersebut.

Apalagi, korban tewas satu keluarga saat kecelakaan di tanjakan Gentong diakibatkan oleh truk pasir yang kelebihan beban tak bisa menanjak, Jumat (18/1/2019) kemarin.

"Ke depannya, kami akan lebih sering melakukan operasi truk kelebihan tonase untuk mengurangi kerawanan kecelakaan di jalur Gentong," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved