Jadwal Sholat

VIDEO: Jadwal Sholat Hari Ini Untuk Wilayah Riau dan Sekitarnya, Rabu 23 Januari 2019

Jadwal sholat ini bisa menjadi panduan bagi Anda untuk menunaikan sholat tepat waktu.

Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut tribunpekanbaru.com lampirkan Jadwal Sholat untuk Riau dan Sekitarnya Rabu 23 Januari 2019.

Untuk sholat Subuh, sesuai jadwal sholat Pekanbaru melansir situs bimasislam.kemenag.go.id, masuk pukul 05.04 WIB.

Sementara matahari terbit pukul 06.20 WIB

Bagi yang ingin menunaikan sholat Dhuha, sudah bisa menjalankan mulai 06.48 WIB.

Siang hari, jadwal sholat dzhuhur pukul 12.29 WIB.

Sedangkan ashar jatuh pukul 15.52 WIB.

Jadwal sholat Maghrib pukul 18.32 WIB dan Isya pukul 19.44 WIB.

Jadwal sholat ini bisa menjadi panduan bagi Anda untuk menunaikan sholat tepat waktu.

Baca: Tak Disangka, Ini Manfaat Puasa Senin Kamis untuk Kerja Otak, Berikut Niat dan Tata Cara

Baca: Dikunjungi Raffi Ahmad, Sule Perlihatkan Koleksi Mobilnya, Total Harganya Rp 5 Miliar Lebih

Baca: Selain Sunnah, Inilah 5 Manfaat Kesehatan Menumbuhkan Janggut Bagi Pria

Jangan sampai terlambat mengerjakan sholat atau bahkan meninggalkan sholat.

Untuk mengingatkan waktu sholat, berikut Tribunpekanbaru.com informasikan jadwal lengkap waktu shalat Pekanbaru.

jadwal sholat rabu (23/1/2019) (Kemenag.go.id)

Berikut Jadwal Sholat Pekanbaru Rabu 23 Januari 2019:

MARI SHOLAT DHUHA

Shalat dhuha adalah salah satu shalat sunnah yang istimewa. Ada banyak manfaat dan keutamaan jika seorang muslim rutin melaksanakan shalat sunnah ini. Shalat ini dikenal sebagai shalat sunnah untuk memohon rezeki dari Allah SWT.

Cara melaksanakan shalat dhuha ini sama dengan pelaksanaan shalat lain pada umumnya. Hanya saja ada doa-doa tertentu yang dibacakan setelah shalat. Shalat Dhuha dikerjakan minimal dua raka’at dan bisa dikerjakan maksimal dua belas raka’at. Masing–masing dua raka’atnya diakhiri dengan satu salam. Shalat dhuha dilakukan secara sendiri atau tidak berjamaah 

Keutamaan Sholat Dhuha

Sholat dhuha memiliki banyak keutamaan, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Wasiat Rasulullah

Sholat dhuha diwasiatkan Rasulullah kepada Abu Hurairah untuk menjadi amal harian.

“Kekasihku –Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam- mewasiatkan tiga hal padaku: berpuasa tiga hari setiap bulannya, melaksanakan sholat dhuha dua raka’at dan sholat witir sebelum tidur.” (Muttafaq ‘alaih).

Baca: Dikunjungi Raffi Ahmad, Sule Perlihatkan Koleksi Mobilnya, Total Harganya Rp 5 Miliar Lebih

Baca: HASIL Indonesia Masters 2019, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti Melaju ke Babak 16 Besar

Baca: Ditunjukkan Foto Ibu Kandungnya, Tangis Vanessa Angel Pecah: Kalau Aku Salah Pasti Dibenerin Mama

2. Sholat awwabin

Sholat dhuha adalah sholat awwabin, yakni sholatnya orang-orang yang taat. Merutinkan shalat dhuha menjadikan seseorang dicatat sebagai orang-orang yang taat.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Kekasihku (Muhammad) mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya: agar aku tidak tidur kecuali setelah melakukan shalat witir, agar aku tidak meninggalkan dua rakaat shalat Dhuha karena ia adalah shalat awwabin serta agar aku berpuasa tiga hari setiap bulan” (HR. Ibnu Khuzaimah; shahih).

3. Dua rakaat dhuha senilai 360 sedekah

“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)

4. Empat rakaat dhuha membawa kecukupan

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)

5. Ghanimah terbanyak

“Barangsiapa berwudhu kemudian pergi pada waktu pagi ke masjid untuk melaksanakan shalat dhuha, maka hal itu adalah peperangan yang paling dekat, ghanimah yang paling banyak, dan kembalinya lebih cepat” (HR. Tirmidzi dan Ahmad; hasan shahih).

6. Berpahala umroh

Yakni jika dikerjakan satu paket dengan sholat Subuh berjamaah di Masjid. Maksudnya, seseorang menunaikan sholat Subuh berjamaah di Masjid lalu tidak pulang, ia menetap di Masjid untuk dzikir atau ibadah lainnya, lalu ketika tiba waktu dhuha, ia menunaikan sholat dhuha baru pulang ke rumah.

Waktu sholat dhuha

Waktu shalat dhuha terbentang sejak matahari naik hingga condong ke barat. Artinya, di Indonesia, waktu shalat dhuha terbentang selama beberapa jam sejak 20 menit setelah matahari terbit hingga 15 menit sebelum masuk waktu dhuhur.

Waktu yang lebih utama adalah seperempat siang. Di Arab, waktu itu ditandai dengan padang pasir terasa panas dan anak unta beranjak. Sebagaimana sabda Rasulullah:

أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ رَأَى قَوْمًا يُصَلُّونَ مِنَ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلاَةَ فِى غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ. إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ صَلاَةُ الأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ

Bahwasanya Zaid bin Arqam melihat orang-orang mengerjakan shalat Dhuha (di awal pagi). Dia berkata, “Tidakkah mereka mengetahui bahwa shalat di selain waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Shalat orang-orang awwabin (taat; kembali pada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan’” (HR. Muslim)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved