Pekanbaru

500 Imam Masjid di Pekanbaru Bakal Dapat Insentif dari Pemko

Insentif ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap para imam masjid di luar masjid paripurna.

500 Imam Masjid di Pekanbaru Bakal Dapat Insentif dari Pemko
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Suasana pembukaan MTQ ke 37 di halaman Masjid Agung An Nur Pekanbaru, Rabu (12/12/2018) malam meriah. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-  Sekitar 500 imam bakal memperoleh insentif pada tahun 2019.

Mereka adalah imam masjid yang berada di pemukiman masyarakat berpenghasilan rendah.

Insentif ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap para imam masjid di luar masjid paripurna.

"Jadi para imam masjid akan menerima insentif mulai pekan ini. Jangan nilai dari jumlah, tapi lihat dari kepedulian pemerintah," terang Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (24/1/2019).

Menurutnya, keberadaan para imam bakal didata bersama dewan masjid dan pihak kantor kementrian agama.

Pendataan ini untuk memastikan para imam tersebut layak menerima insentif.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 25 Januari 2019, Virgo Lagi Dimabuk Cinta, Leo Harus Gigih

Baca: Pemerintah Pusat Buka Lowongan PPPK, Pemko Pekanbaru tak Berani Beri Kepastian, Ini Penjelasannya

Baca: Siap-siap, Penerimaan CPNS Kembali Dibuka Juni 2019, Ada 100.000 Formasi

Baca: Sekda Kota Pekanbaru Tegaskan Tidak Ada Anggaran Untuk Rekrutmen PPPK Di APBD 2019

Terkait besaran insentif, Firdaus menyebut bahwa besarannya sesuai kemampuan keuangan pemerintah kota. Ia enggan menyebut besaran insentif tersebut.

Selain itu, Firdaus mengklaim pemerintah kota sudah membayarkan hak bagi petugas masjid paripurna. Pada tahun 2018 silam, pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 16 Miliar untuk petugas masjid paripurna.

Ada satu masjid paripurna kota yang memperoleh anggaran ini. Lalu ada 12 masjid paripurna kecamatan dan 83 masjid paripurna kelurahan yang memperoleh anggaran ini.

"Semuanya sudah dibayarkan, kalau ada juga yang belum dapat hanya sedikit. Mungkin karena belum teranggarkan," paparnya. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved