Berita Riau

Sudah Tanggal 25 Januari, Segini Pendapatan Pajak di Riau

Memasuki pekan terakhir Januari 2019, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau mencatat penerimaan pajak sudah mencapai Rp138,8 miliar.

Sudah Tanggal 25 Januari, Segini Pendapatan Pajak di Riau
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, bersama Dirlantas Polda Riau, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Satpol PP Riau dan UPT Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga menggelar razia penertiban pajak kendaraan bermotor beberapa waktu lalu. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgio

TRIBUNPEKANBARU.COM,  PEKANBARU - Memasuki pekan terakhir Januari 2019, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau mencatat penerimaan pajak daerah Provinsi Riau, sudah mencapai Rp138,8 miliar. Jumlah ini 4,45 persen dari target tahun 2019 yang senilai Rp3,125 triliun.

Kepala Bidang Penerimaan Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Ispan S Syahputra, Jumat (25/1/2019) mengatakan, capaian hingga 25 Januari 2019 ini, terdiri dari beberapa item pajak daerah. Sehingga totalnya Rp138,8 miliar.

Jumlah tersebut terdiri dari pajak kendaraan bermotor (PKB), yang diterima sebesar Rp80 miliar. Jumlah ini 7,5 persen dari target Rp1,062 triliun. Kemudian, penerimaan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) senilai Rp64,3 miliar, atau 7,52 persen dari Rp855 miliar.

Penerimaan dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) senilai Rp60,4 miliar atau 7,62 persen dari target Rp794 miliar. "Target kita di bulan Januari ini 8,3 persen. Mudah-mudahan tercapai hingga akhir bulan ini," katanya.

Selanjutnya, capaian pajak air permukaan Rp368 juta atau 1,2 persen dari target Rp30 miliar. Sementara pajak rokok belum ada progress. "Kalau untuk pajak rokok belum. Biasanya nanti Maret masuk. Ini kan dari pusat," ujarnya.

Dia berharap, agar tidak ada perubahan kebijakan oleh pemerintah pusat soal tarif dasar pajak air permukaan. Begitu juga dengan pajak PBBKB agar tak ada perubahan nilainya. Oleh karena itu, dia berharap agar penerimaan pajak di triwulan pertama dapat mencapai target. Target di triwulan pertama ini, kata dia, senilai Rp750 miliar atau 25 persen.

Dalam mencapai target ini, ada beberapa terobosan yang dilakukan. Mulai dari razia rutin, hingga pengadaan samsat gendong. "Razia masih kita lakukan dengan rutin. Bulan Januari Februari persiapan. Kita koordinasi dengan kepolisian. Apakah dimulai sebelum pemilu atau sesudah pemilu," sebutnya.

Sementara saat disinggung terkait Samsat gendong, saat ini sedang proses pengadaan. Ada sebanyak 40 unit yang diadakan. Samsat gendong ini akan dioperasionalkan pada HUT Riau mendatang. Samsat keliling juga sudah beroperasional di empat kabupaten/kota.

"Ada empat samsat keliling dari Bank Riau Kepri. Kini sudah beroperasi di Kampar, Dumai dan Rengat, dan Pekanbaru ada dua unit. Satu unit lagi mobil samsat yang lama. Satu menyisir di kota. Dari mal ke mal. Satu lagi di pinggir-pibggir Pekanbaru. Seperti di Pandau, Panam, dan Muara Fajar. Mereka berdiri di tempat keramaian," katanya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved