Imlek 2019

Cari Peruntungan, Yanto Jual Pakaian Bertema Imlek di Simpang Jalan Karet Pekanbaru

Momen Imlek 2570 jadi ladang rezeki bagi Yanto. Pedagang musiman ini mencari peruntungan dengan berjualan pakaian bernuansa Imlek.

Cari Peruntungan, Yanto Jual Pakaian Bertema Imlek di Simpang Jalan Karet Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Seorang pedagang musiman berjualan pakaian dengan tema Imlek 2570 di simpang Jalan Karet, Kota Pekanbaru, Minggu (27/1/2019). Pakaian ini dijual dengan harga satuannya Rp 50.000 hingga Rp 100.000. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Momen Imlek 2570 jadi ladang rezeki bagi Yanto. Pedagang musiman ini mencari peruntungan dengan berjualan pakaian bernuansa Imlek.

Mulai dari kaos hingga cheongsam berwarna merah, warna khas Imlek.

Pria 45 tahun menjajakan dagangannya di tepi Jalan Karet, Kota Pekanbaru. Ia mengaku sudah menggelar dagangan di sana selama hampir satu bulan. Tapi sampai saat ini belum banyak terjual.

"Saya tiap jelang Imlek mangkal di sini. Namun tahun ini agak sepi, agak turun dari kemarin," paparnya kepada Tribun, Minggu (27/1/2019).

Baca: Kendaraan Roda Boleh Melintas di Atas Flyover Baru? Ini Penjelasan Kadishub Riau

Menurutnya, penjualan masih sepi lantaran Imlek masih satu pekan lagi. Tapi dirinya optimis pada pekan depan penjualan pakaian nuansa imlek mulai ramai. Lain halnya pada tahun lalu penjualan sudah ramai sejak pertengahan Januari.

Bahkan tahun lalu ia bersyukur bisa meraup untung dari berjualan kaos bertema Imlek. Perayaan tahun ini memasuki tahun Babi.

"Tapi kalau sekarang, seminggu jelang imlek mulai ramai," ulasnya.

Baca: Maret Askot PSSI Pekanbaru Gelar Liga U13

Pedagang musiman ini sudah enam tahun berjualan di sana. Yanto menjual aneka pakaian anak-anak dan dewasa bertema imlek yang dipasoknya dari Jakarta.

Ia mematok pakaian bertema Imlek dari harga satuannya berkisar Rp 50.000 hingga Rp 100.000.

Ada saja pakaian yang dijajakannya laku terjual setiap hari. Namun pendapatan hariannya tidak menentu. "Kalau terjual setiap harinya ada lah. Tapi tidak menentu jumlahnya," ulas Yanto. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved