Berita Riau

Kapal Pengangkut Semen Tenggelam di Perairan Riau, Ini Penjelasan BMKG tentang Tinggi Gelombang

Kapal pengangkut semen tenggelam di perairan Riau, ini penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru tentang gelombang

Kapal Pengangkut Semen Tenggelam di Perairan Riau, Ini Penjelasan BMKG tentang Tinggi Gelombang
Tribun Pekanbaru
Tim Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban kapal tenggelam KM BBS II, Senin (28/1/2019) bernama Dasril. Kapal Pengangkut Semen Tenggelam di Perairan Riau, Ini Penjelasan BMKG tentang Tinggi Gelombang 

Kapal Pengangkut Semen Tenggelam di Perairan Riau, Ini Penjelasan BMKG tentang Tinggi Gelombang

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapal pengangkut semen tenggelam di perairan Riau, ini penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru tentang tinggi gelombang.

Kapal pengangkut semen itu tenggelam pada pada Minggu (27/1) dinihari, dan hingga saat ini pencarian korban kapal tenggelam itu masih dilakukan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru mengatakan saat kapal pengangkut semen yang tenggelam di perairan Tanjung Jati Bengkalis, gelombang di perairan Riau tersebut masih dalam kategori normal.

Baca: KISAH Caleg Cantik Asal Pekanbaru, Latih Warga Kurang Mampu dan Sedih Lihat Anak Putus Sekolah

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Rokan Hulu Jatuh Cinta pada Profesi Hotman Paris Hutapea yakni Advokat

Baca: KISAH Cewek Cantik Berdarah Minang Jadi Selebgram, Pernah Didatangi Orang Tak Dikenal Saat Malam

"Kalau dalam beberapa hari belakangan ini gelombang di perairan Bengkalis masih cukup normal, "ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Marzuki kepada Tribun Senin (28/1).

Menurut Marzuki untuk tinggi gelombang yang ada di perairan tersebut masih pada ketinggian 0,8 Meter hingga 1 meter dan itu merupakan kondisi normal.

" Kalau dalam cuaca buruknya paling tinggi gelombangnya 1,5 Meter, dan pada saat kejadian sepertinya kondisi normal, "jelas Marzuki.

Demikian juga kondisi angin pada beberapa hari belakangan tidak terlalu kencang dan masih dalam kategori yang normal seperti kondisi biasanya pada kisaran 9 - 35 kilometer perjam.

Untuk kondisi cuaca sendiri dalam beberapa waktu kedepan sesuai prakiraan dari BMKG masih cukup normal begitu juga tinggi gelombang tidak terlalu tinggi masih pada kondisi biasanya.

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved