Pekanbaru

Guru Olahraga yang Diduga Lalai Hingga Sebabkan Murid Tewas Tenggelam Jalani Penangguhan Penahanan

Penangguhan penahanan ini diberikan atas pertimbangan selama yang bersangkutan tidak melarikan diri

Guru Olahraga yang Diduga Lalai Hingga Sebabkan Murid Tewas Tenggelam Jalani Penangguhan Penahanan
Tribun Pekanbaru/Polsek Rumbai Pesisir
FOTO ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah sempat ditahan oleh pihak kepolisian dari Polsek Rumbai Pesisir lantaran diduga lalai hingga menyebabkan anak muridnya tenggelam dan meninggal dunia, Abu Nazar, guru Olahraga SDN 166 Pekanbaru akhirnya ditangguhkan penahanannya.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Rumbai, Kompol Ardinal Efendi saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (30/1/2019).

"Iya, dia ditangguhkan penahanannnya, karena dia aktivitasnya mengajar. Lagian sudah ada perdamaian dan permohonan penangguhan dari keluarganya," sebut dia.

Baca: Muridnya Tenggelam dan Meninggal Dunia, Guru SD di Pekanbaru Ini Ditahan Polisi

Lanjut Kapolsek, penangguhan penahanan ini diberikan atas pertimbangan selama yang bersangkutan tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Namun katanya, proses hukum terhadap Abu Nazar sejauh ini masih berlanjut.

"Proses hukumnya sejauh ini masih lanjut," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, guru olahraga SDN 166 Pekanbaru, Abu Nazar ditahan aparat kepolisian dari Polsek Rumbai.

Dia diduga lalai hingga menyebabkan anak muridnya bernama Jul Leo Hendra Saputra (11), tenggelam di Sungai Siak dan akhirnya ditemukan tak bernyawa.

Terkait penahanan ini, dibenarkan Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Ardinal Effendi saat dikonfirmasi Tribun, Senin (28/1/2019).

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved