Omzet Sate KMS Group di Padang Turun Setelah Sate KMSB yang Diduga Mengandung Daging Babi Digerebek

Sejak adanya penggerebekan sate KMS B di Simpang Haru Selasa sore kemarin, penjualan sate KMS Group disetiap cabang merosot semua.

Omzet Sate KMS Group di Padang Turun Setelah Sate KMSB yang Diduga Mengandung Daging Babi Digerebek
Tribunpadang/Riki Suardi
Satuan Pol PP Kota Padang bersama Dinas Kesehatan, dan Dinas Perdagangan, mengamankan daging sate yang diduga daging babi di kawasan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Selasa (29/1/2019) sore. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PADANG - Pascapenggerebekan sate KMS B yang diduga menjual sate mengandung daging babi di kawasan Simpang Haru oleh Pol PP Kota Padang, teryata berdampak pada penjualan sate KMS Grup di Kota Padang.

Pengelola sate KMS Group bernama Ilyas (30), mengaku bahwa sejak adanya penggerebekan sate KMS B di Simpang Haru pada Selasa sore kemarin, penjualan sate KMS disetiap cabang merosot semua.

Padahal, sate KMSB di Simpang Haru itu bukan bagian dari KMS Group.

Baca: 6 Fakta Penggerebekan Pedagang Sate Pakai Daging Babi di Padang, Sempat Uji Sample Daging

"Ya, besar pengaruhnya. Penjualan kami merosot sejak adanya penggerebekan sate KMSB di Simpang Haru kemarin," kata Ilyas seperti dikutip melalui instagram infosumbar, Rabu (30/1/2019) malam.

KMS Group, lanjutnya, hanya memiliki cabang di empat lokasi di Kota Padang, yaitu Permindo, Patimura, Simpang Kalawi dan Siteba.

"Di luar itu bukan bagian dari grop KMS. Jadi, kami berharap agar pihak berwajib mengusut tuntas temuan ini," ujarnya.

Baca: VIDEO: Detik-detik Petugas Gerebek Sate Daging Babi di Padang, Ada Ratusan Tusuk!

Polisi Periksa Empat Orang Terkait Daging Babi yang Dijadikan Sate

Sementara itu, aparat kepolisian Polresta Padang telah memeriksa empat orang saksi setelah kasus penemuan danging sate diduga bmengandung babi itu, dilimpahkan oleh Dinas Perdagangan Kota Padang.

Dari empat orang saksi itu, tiga di antaranya merupakan teruga dan mereka masing-masing berinisial S (22) yang merupakan pemasok daging babi, dan penjual sate KMSB yang diamankan oleh Pol PP Kota Padang di Simpang Haru kemarin, yaitu K (50) dan D (46).

"Saat ini, kasus temuan daging sate yang diduga mengandung daging babi pada Selasa sore kemarin, itu masih kami proses. Bahkan, saksi dan terduga telah kami mintai keterangannya," kata Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna kepada tibunpekanbaru.com, Rabu malam.

Halaman
12
Penulis: M Iqbal
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved