Breaking News:

Berita Riau

Anak Beruang Ini Kehilangan Seluruh Jari Kaki Depan Kanannya, Diduga Terkena Jerat Babi Milik Warga

kaki depan sebelah kanan anak beruang itu sudah dalam keadaan terluka, kuat dugaan karena terkena jerat babi di kebun masyarakat.

TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY
Seekor anak beruang madu dirawat di Kandang Transit BBKSDA Riau, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Fotografer Tribunpekanbaru.com Theo Rizky

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seekor anak beruang madu berumur sekitar satu tahun berjenis kelamin jantan dirawat di Kandang Transit Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam atau BBKSDA Riau Pekanbaru, Kamis (31/01/2019).

Beruang tersebut awalnya diserahkan oleh seorang aparat Kepolisian, Aiptu Subagiyo pada hari Selasa (29/1/2019) lalu.

Ia menemukan anak beruang madu itu di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Menurut dokter hewan BBKSDA Riau, drh Rini Deswita, beruang itu terjerat di kebun masyarakat dan sempat dipelihara masyarakat sebentar.

Baca: Beruang Madu yang Terkena Jeratan Babi Ini Akhirnya Berhasil Dibebaskan Lalu Dilepasliarkan

Baca: VIDEO: Detik-detik Penyelamatan Beruang Madu yang Terena Jerat Babi di Bengkalis

Baca: BBKSDA Riau Lepas Beruang Madu yang Terjerat di Bengkalis Jauh dari Pemukiman Warga

"Kemudian ada Polisi yang bertugas di sana dan mengetahui ini adalah satwa liar yang dilindungi, lanjutnya Polisi itu membawanya ke Pekanbaru dan diserahkan ke kita," ujar Rini.

Dikatakannya, saat dibawa ke BBKSDA Riau, kaki depan sebelah kanan anak beruang itu sudah dalam keadaan terluka, kuat dugaan karena terkena jerat babi di kebun masyarakat.

"Kondisi kesehatannya secara umum cukup baik, cuma ada bekas luka yang belum pulih sempurna, itulah yang kita rawat disini," ujar Rini.

Sebanyak tiga anak beruang ditempatkan di kandang transit Balai Besar KSDA Riau, Pekanbaru, Selasa (10/10/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY).
Sebanyak tiga anak beruang ditempatkan di kandang transit Balai Besar KSDA Riau, Pekanbaru, Selasa (10/10/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)

Dijelaskannya, bahwa luka pada beruang itu secara rutin diberi anti biotik dan anti lalat dan diharapkan luka tersebut akan pulih dalam satu bulan ke depan.

Baca: Beruang Madu Terperangkap di Jeratan Babi di Giam Siak Kecil, Ini Kata BBKSDA Tentang Populasinya

Baca: Anak Beruang Madu Terjerat Perangkap Babi di Giam Siak Kecil, Induk Beruang Ikut Menemani

Dari pengamatan Tribunpekanbaru.com, anak beruang itu sangat aktif dengan nafsu makan yang besar, ia dengan cepat menghabiskan buah pepaya yang diberikan petugas saat jam makan siang.

Namun sayangnya, ia cukup kesulitan mencengkram makanannya karena seluruh jari pada kaki depan kanannya sudah putus.(*)

Penulis: Theo Rizky
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved