Pekanbaru

Bahas Distribusi Bansos, Satgas dari Polresta Pekanbaru Gelar Rapat Bersama Dinsos

Satgas Pengamanan dan Penegakan Hukum Distribusi Bansos Polresta Pekanbaru, menggelar rapat bersama Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Jumat.

Bahas Distribusi Bansos, Satgas dari Polresta Pekanbaru Gelar Rapat Bersama Dinsos
Polresta Pekanbaru
Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan dan Penegakan Hukum Distribusi Bantuan Sosial (Bansos) Polresta Pekanbaru, menggelar rapat bersama Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Jumat (1/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan dan Penegakan Hukum Distribusi Bantuan Sosial (Bansos) Polresta Pekanbaru, menggelar rapat bersama Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Jumat (1/2/2019).

Rapat ini guna membahas soal pendistribusian Bansos, agar bisa tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Kasatgas Bansos Polresta Pekanbaru AKBP Dolifar menjelaskan, pada prinsipnya polisi siap membantu kegiatan Bansos ini agar terlaksana dengan baik.

"Dari aspek penegakan hukumnya, juga akan kita lakukan apabila ditemukan ada penyelewengan terhadap Bansos ini," jelasnya.

Baca: Banyak Perusahaan Yang Beroperasi Di Inhu Belum Lapor Tenaga Kerja Ke Disnaker, Abaikan SE Bupati?

Lanjut dia, diharapkan dalam pelaksanaannya, data dan jadwalnya agar bisa diberikan kepada pihak kepolisian.

Supaya nanti aparat bisa turut mengamankan dan melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan giat pendistribusian Bansos.

Sementara itu Kadis Dinsos Kota Pekanbaru Chairani, menyampaikan terimakasihnya atas bantuan polisi dalam menyukseskan pelaksanaan pendistribusian Bansos.

Dibeberkannya, Bansos sendiri terbagi dua, yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

"BPNT ada pendamping di setiap Kecamatan dari 12 Kecamatan se Pekanbaru. PKH juga ada pendamping, petugas pendamping PKH ada 76 orang untuk kota Pekanbaru," katanya.

Baca: Transfer Pemain Liga 1: Pemain Argentina Gabung Semen Padang, Posisinya Gelandang

Pemberian Bansos ini berpedoman kepada Permensos nomor 10 tahun 2016 tentang mekanisme penggunaan data terpadu penanganan fakir miskin (Keluarga Penerima Manfaat).

Lalu Permensos nomor 28 tahun 2017 tentang pedoman umum verivikasi dan validasi. (*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved