Tersangka Penghina UAS Jony Boyok Disidang Kamis Ini

Jony Boyok, tersangka dalam perkara dugaan penghinaan terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) lewat Facebook, dalam waktu dekat akan disidang.

Tersangka Penghina UAS Jony Boyok Disidang Kamis Ini
internet
Ilustrasi - Pemilik Akun Jony Boyok dan Ustaz Abdul Somad 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pria bernama Jony Boyok, tersangka dalam perkara dugaan penghinaan terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) lewat media sosial Facebook, dalam waktu dekat akan menjalani sidang perdana.

Berkas perkaranya, telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Rencananya, jika tak ada halangan maka sidang perdana akan dilaksanakan pada hari Kamis mendatang. "Sidang perdana pada tanggal 7 Februari 2019 nanti, hari Kamis," ujar Martin Ginting, Humas Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (4/2/2019).

Baca: Dua Minggu Lagi Ahok dan Puput Nastiti Devi Menikah, Tetangga Ngaku Belum Terima Undangan

Baca: UPDATE! Pesawat Emiliano Sala yang Hilang Ditemukan, Petugas Lihat Sesosok Mayat!

Martin mengatakan, majelis hakim untuk persidangan sudah ditunjuk. Sidang akan diketuai oleh hakim Astriawati.
Sementara itu, Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan saat dikonfirmasi membeberkan, pihak Kejaksaan sudah menyiapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menghadapi sidang perdana tersebut.

"Mungkin dua sampai empat orang, gabungan jaksa dari Kejati dan Kejari," paparnya.

Sebelumnya, penyidik Polda Riau menetapkan Jony Boyok, terlapor dalam kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian di akun media sosial Facebook miliknya terhadap UAS sebagai tersangka.

Jony ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian dengan sangkaan pelanggaran UU ITE terhadap UAS selaku korban. Penetapan Jony Boyok sebagai tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara, Senin (8/10/2019) lalu.

Dia ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan atas laporan oleh UAS. Jony dilaporkan oleh UAS ke Polda Riau atas statusnya di akun Facebook yang menghina UAS dengan sebutan yang tidak pantas.

Ia lantas diserahkan oleh FPI Pekanbaru dan sejumlah masyarakat ke Mapolda Riau untuk diamankan. Ia merupakan warga Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Jony Boyok dalam perkara ini disangkakan Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ancaman hukuman atas pasal itu, penjara paling lama 4 tahun dan atau denda paling banyak Rp 750.000.00. Karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun, maka terhadap Jony Boyok tidak dilakukan penahanan. (*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved